Pembangunan Mall dan Hotel di Kompleks Terminal Arjosari

Terminal Arjosari Dikucuri 14,5 Miliar

Selasa, 6 September 2011 - 08:21 WIB • Dibaca 316 kali

Terminal Arjosari - Foto: malang post

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Setelah dikucuri dana sebesar Rp 14,5 Miliar dari APBN Perubahan, pembangunan Terminal Arjosari tahap pertama diharuskan tuntas dalam tahun ini juga. Modernisasi terminal terbesar di Malang Raya ini juga diharuskan diimbangi peningkatan pelayanan publik.

Baca Juga

Sekretaris Komisi B DPRD Kota Malang, Bambang Triyoso mengingatkan, modernisasi Terminal Arjosari harus difokuskan untuk peningkatan pelayanan. Ini karena terminal tipe A itu merupakan salah satu pintu keluar masuk warga Kota Malang dan Malang Raya ke berbagai kawasan.

“Kami mengingatkan, selama Terminal Arjosari dibangun, pelayanan penumpang, termasuk arus keluar masuk bus dan angkutan kota tidak terganggu. Apalagi pembangunan terminal untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan penumpang," jelas Bambang kepada Malang Post kemarin.

Sebagaimana diberitakan, Terminal Arjosari dimodernisasi secara bertahap mulai tahun ini dan harus tuntas tahun depan. Tahun ini sudah diawali pembangunan landasan bus AKDP dan AKAP oleh PT Perkasa Jaya Inti Persada dengan anggaran sebesar Rp 3.865.000.000.

Selain itu, pemerintah pusat mengucurkan dana sebesar Rp 14,5 Miliar. Dana sebesar itu bersumber dari APBN-P tahun 2011. Setelah pembangunan tahap satu dan dua, selanjutnya pembangunan fasilitas penunjang. Fasilitas penunjang terminal terdiri dari mall, hotel dan pusat grosir dan ditawarkan kepada pihak swasta. Lebih lanjut Bambang mengingatkan, pembangun mall, hotel dan pusat grosir yang melibatkan pihak swasta, Bambang mengingatkan agar sistem kerjasamanya sesuai aturan.

“Selain itu jangan sampai merugikan Pemkot Malang dan masyarakat. Modernisasi Terminal Arjosari menurut Bambang bisa memiliki efek ganda. Yakni memeratakan pusat keramaian, mendukung pertumbuhan kawasan dan pertumbuhan ekonomi," paparnya.

Terminal Arjosari yang lengkap dengan mall, hotel dan pusat grosir bisa menjadi peyangga kawasan barat Malang. Yakni menampung arus mobilitas manusia dan ekonomi dari Lawang, Singosari, Karangploso, Pakis dan sekitarnya. Untuk memproyeksikan Kota Malang menjadi Kota Metropolitan, pemeratan pusat keramaian dan pertumbuhan ekonomi harus dilakukan secara serius dan terpadu.

“Pemerataan pembangunan dan pusat keramaian serta kawasan bisnis harus didorong di semua wilayah perbatasan Kota Malang. Tentu semunya harus dilakukan untuk memajukan dan menguntungkan masyarakat," kata Bambang, politisi PKS ini.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs