Dewan Ragukan PNS Masuk Semua

Senin, 5 September 2011 - 20:30 WIB • Dibaca 83 kali

Foto: detik

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Walikota Malang Peni Suparto memastikan seluruh PNS masuk 100 persen di hari pertama usai libur lebaran. Pernyataan itu menuai kritik dari wakil rakyat yang memandang mustahil.

Baca Juga

“Mustahil PNS masuk 100 persen, sangat tidak masuk akal,” kata Sutiaji kepada detiksurabaya.com di sela-sela menggelar sidak di perkantoran terpadu Jalan Mayjen Sungkono, Senin (5/9/2011) siang.

Anggota Komisi D DPRD Kota Malang ini menilai, 100 persen merupakan angka yang tak mungkin terlalui, semestinya tak menggunakan kalimat itu. “Mestinya tidak begitu, 100 persen sulit untuk dicapai,” tandas politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ia mengungkapkan, bukan pada hari pertama usai libur lebaran, setiap harinya masih banyak sejumlah PNS yang absen dalam menjalankan rutinitasnya. “Pasti ada satu atau dua dan tiga yang tak masuk, karena halangan atau lainnya,” ungkap dia.

Oleh karena itu, lanjut dia, walikota seharusnya tak mematok angka 100 persen, bisa memperkirakan jumlah PNS yang masuk, seperti di bawah angka tersebut.

“Harusnya 98 persen, atau berapa, yang penting di bawah 100,” tutur Ketua Fraksi PKB ini.

Sebelumnya, Peni Suparto usai menggelar silaturrahmi dengan seluruh pegawai di lingkungan Balaikota Malang menegaskan, seluruh anak buahnya hadir pada hari pertama. Hal itu ditunjukkan dari besarnya para pegawai yang mengikuti acara tersebut.

“Ini lihat semua hadir, dapat dikatakan 100 persen masuk,” katanya kepada wartawan di Balaikota Malang Jalan Tugu.

Sementara dalam inspeksi mendadak (sidak) dilakukan Komisi D DPRD Kota Malang, terkesan hanya melakukan silaturrahmi kepada seluruh pegawai yang ditemui. Kendati sebelumnya mereka akan mengawasi kinerja pelayanan masyarakat itu.

Dalam sidak, para wakil rakyat itu mendatangi Puskesmas Arjuno, Kantor Kelurahan Kauman, dan berakhir di perkantoran terpadu. Meski begitu Komisi D membantah mereka hanya melakukan silaturrahmi hanya bersalam-salaman.

“Kami tidak bersalaman, ini untuk memantau pelayanan masyarakat,” ucap Sutiaji.

Ia mengungkapkan pada sidak di Puskesmas Arjuno, pihaknya tidak menemukan kepala kantor kesehatan masyarakat, karena dalam proses serah terima jabatan, serta satu poli kosong oleh tenaga medis yakni poli akupuntur.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : detik
  • Dipublikasikan : Ahmad Taufik
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs