Ditemukan Gua Peninggalan Kerajaan Kanjuruhan

Minggu, 4 September 2011 - 19:38 WIB • Dibaca 437 kali

Seorang warga menunjukkan temuan gua di kawasan Dusun Clumprit, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu (4/9). Menurut pengamat Sejarah dari Universitas Negeri Malang, Blasius Suprapta, gua temuan itu merupakan saluran air bekas peninggalan Kerajaan Kanjuruhan pada abad 8 hingga 12 SM - Foto: antara

LOWOKWARU, MALANGRAYA.info – Sangat (50), warga Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, nemukan gua sepanjang 45 meter . Gua itu mempunyai dua jalur dengan diameter setinggi manusia dewasa, Ahad.

Baca Juga

Penemuan itu membuat sejumlah warga di wilayah itu beramai-ramai mendatangi lokasi, sehingga membuat aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Lowokwaru mengamankan lokasi dengan memberikan garis polisi.

“Saat ini kita amankan dulu lokasi temuan gua ini, dan akan kita koordinasikan dengan Dinas Pariwisata Kota Malang serta sejumlah pengamat arkeologi,” kata Kepala Polsek Lowokwaru, Kompol David Subayo.

Ia menjelaskan, pengamanan di sekitar gua dilakukan oleh petugas agar warga yang mendatangi lokasi temuan tidak sembarang masuk ke gua sehingga bisa membahayakan.

“Kita larang mereka untuk masuk ke dalam gua, sebab dikhawatirkan adanya gas beracun yang bisa membahayakan nyawa manusia,” katanya.

Ia mengaku, menerima laporan penemuan gua itu setelah banyaknya warga yang mendatangi lokasi dan mencoba masuk ke gua dengan menggunakan sejumlah alat penerangan yang ada seperti lampu pijar dan obor.

Polsek Lowokwaru tidak ingin gegabah terkait dengan temuan gua itu termasuk tidak mau menduga apakah gua itu berasal dari zaman prasejarah atau Belanda. “Yang kita lakukan saat ini hanya mengamankan, sebab ini terkait dengan adanya keramaian di sekitar temuan gua,” katanya.

Sangat, mengaku, dirinya tidak sengaja menemukan gua setinggi tubuh manusia dewasa saat akan mengubur kambing di belakang rumah.

“Saat saya akan mengubur kambing, tiba-tiba ada gua dan terbagi menjadi dua jalur, kemudian saya laporkan ke polisi,” kata Sangat yang warga Dusun Clumprit, Joyo Tamansari 1, Kelurahan Merjosari itu.

Ia mengharapkan, temuan gua itu bisa ditindaklanjuti oleh dinas terkait, sehingga bisa dijadikan lokasi wisata di kawasan Lowokwaru, Malang.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
kerajaan kanjuruhan harta karun singosari peninggalan kerajaan kanjuruhan penemuan gua peninggalan kerajaan kanjuruhan analisa penemuan gua peninggalan kerajaan kanjuruhan gua peninggalan kerajaan singosari di polowijen penemuan gua peninggalan kerajaab kanjuran penemuan gua peninggalan kerajaan kanjuruan pengamatan hasil penemuan gua peninggalan kerajaan kanjuruhan berita malang raya berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 berita kriminal remaja daftar pemain AREMA 2012 batu town square daftar pemain arema harta karun majapahit keris luk 13 pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang pilkada malang 2013 pelacuran di malang sampah anorganik karoseri adi putro arema kerajaan singosari suporter terbanyak di indonesia this is arema arema 2011-2012 penemuan benda pusaka Berita kriminal pemerkosaan nexian pad pengolahan limbah sampah limbah sampah cross ad 305 sendang kamulyan ahmad bustomi nexian PAD G311 meteor cell malang diknas malang daun emas tempat prostitusi di malang berita tentang pencemaran udara Local Blogs
Local TopOfBlogs