Batavia Air Alami Gangguan Di Malang

Batavia Air Tak Kena Sanksi

Minggu, 4 September 2011 - 08:15 WIB • Dibaca 82 kali

ILUSTRASI - Foto: okezone

PAKIS, MALANGRAYA.info – Maskapai Batavia Air lepas dari ancaman denda Rp 300 ribu/penumpang akibat keterlambatan terbang (delay) selama empat jam di Bandara Abd. Saleh pada Jumat (2/9) lalu. Penyebabnya, aturan tentang denda delay tersebut belum diberlakukan pada bulan ini. Kendati demikian, Batavia Air tak bisa lepas dari pemberian kompensasi delay sesuai aturan yang lain.

Baca Juga

Delay pesawat Batavia Air Y6 243 jurusan Malang – Jakarta pada Jumat lalu mencapai empat jam. Seharusnya pesawat berangkat pukul 12.20, namun akibat ban kempes baru take off pukul 16.30. Seharusnya jika aturan baru dari Kementerian Perhubungan berlaku, maka per satu penumpang, maskapai itu bisa kena Rp 300 ribu.

Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 tentang tanggung jawab Pengangkut Angkutan Udara. Aturan baru itu diteken Menhub pada 8 Agustus tahun lalu, namun baru dilaksanakan beberapa bulan ke depan.

"Batavia tidak kena denda itu (Rp 300 ribu/penumpang) karena aturan baru itu belum diberlakukan, kami sudah terima kok, tapi sepertinya masih akan dipelajari lagi tiga sampai enam bulan ke depan," ungkap Elly Simanjuntak PR Manager Batavia Air, kepada Malang Post, kemarin.

Surat soal aturan baru itu, kata Elly, diterima Batavia Air sebelum lebaran tahun ini, yakni pada akhir Ramadan. Batavia sendiri siap mengikuti aturan baru tersebut bila nanti sudah dilaksanakan. Akan tetapi, menurut dia, proses pembahasan aturan itu tampaknya akan membutuhkan waktu.

Kendati lolos dari aturan baru yang belum berlaku itu, namun Batavia tak bisa lolos dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 25 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan angkutan udara. Karena delay hingga empat jam, maka maskapai itu harus memberikan kompensasi kepada para penumpang. Ada sekitar 144 penumpang yang kleleran cukup lama di Bandara Abd. Saleh akibat pecah ban tersebut.

"Kami sudah memberikan kompensasi sesuai KM 25, penundaan (penerbangan) ini kami lakukan demi keselamatan para penumpang," urainya.

Malah, sebelumnya imbuh dia, ada pemberitahuan resmi kepada penumpang bila ingin refund dan membatalkan penerbangan. Dilain pihak, sesuai KM 25, pihaknya juga sudah memberikan kompensasi makanan dan minuman kepada para penumpang. Terkait hal itu, dirinya juga dipantau langsung oleh pimpinannya.

"Pimpinan menelepon saya langsung menanyakan apakah kompensasi sudah diberikan," akunya.

Seperti diberitakan Malang Post sebelumnya, insiden pecah ban pesawat menimpa pesawat milik maskapai Batavia Air dan menyebabkan ratusan penumpang kleleran, Jumat (2/9) lalu. Pesawat terbang milik Batavia Air dengan nomor penerbangan Y6 243 pecah main wheel usai mendarat di landasan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00, sesaat setelah Y6 243 jurusan Jakarta – Malang mendarat. Ketika hendak parkir, diketahui ban kanan sisi luar (main wheel number 4) kempes. Saat itu pesawat bersisi penumpang, sekitar 147 jiwa (tiga bayi), dari kapasitas maksimal pesawat 144 orang penumpang.
"Pecah ban saat mendarat, penumpang dan pesawat kondisi bagus, ini terjadi karena skid burn," terang Haza Ibnu Rasyad Dictric Manager Batavia Air Area Malang ditemui usai insiden.

Saat dikonfirmasi, Haza menjawab bahwa insiden itu tidak membuat penumpang panik. Semuanya baik-baik karena baru diketahui setelah pesawat masuk ke area parkir. Mengenai proses pecahnya, Haza menegaskan bahwa pihaknya belum bisa memberi keterangan lebih jauh.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs