Pencuri Rumah Kosong Dibekuk

Minggu, 4 September 2011 - 08:13 WIB • Dibaca 68 kali

Foto: malang post

LOWOKWARU, MALANGRAYA.info – Hendri Aris Setyawan, 36 tahun, warga Jalan Kaliurang RT05 RW01 Malang, Jumat (2/9) malam meringkuk di sel tahanan Polsekta Lowokwaru. Bapak satu anak ini ditangkap karena ketahuan mencuri di rumah Andi, 40 tahun, warga Perum Dinoyo Permai. Tidak hanya mengamankan uang hasil curian senilai Rp 500.000, dari tangan Hendri petugas juga mengamankan barang bukti sebilah parang, satu obeng, dan kain sprei serta sarung.

Baca Juga

“Kain sprei dan sarung itu digunakan tersangka sebagai alat untuk naik ke plafon kamar," terang Kapolsekta Lowokwaru, Kompol David Subagyo.

Informasi yang dihimpun, pencurian tersebut dilakukan Hendri seorang diri. Awalnya, Hendri berangkat dari rumahnya dengan naik mikrolet. Sampai di TKP, Hendri tidak langsung masuk, dia lebih dulu melihat situasi rumah yang diincarnya.

“Begitu sepi saya langsung masuk," kata Hendri.

Tidak seperti pencuri pada umumnya, untuk bisa masuk ke rumah korban, Hendri memilih memanjat pohon milik tetangga korban.

“Kondisi rumah yang ada pohonnya juga sepi, sehingga saya berani masuk," kata Hendri yang mengaku sore hari sebelumnya dia sudah mempelajari TKP.

Setelah bersusah payah memanjat, Hendri pun sampai di lantai dua rumah korban. Dengan cepat Hendri membuka pintu di lantai dua rumah tersebut dengan obeng yang sudah disiapkannya dari rumah. Berhasil masuk, Hendri langsung menuju kamar utama. Untuk membuka pintu kamar, Hendri kembali mengandalkan obeng miliknya.

“Begitu pintu terbuka saya langsung mencari barang berharga. Tapi saat itu tidak menemukan apa-apa," kata Hendri yang mengaku nyaris membuka seluruh isi kamar untuk mencari barang berharga.

Yakin tidak ada barang berharga, Hendri pun pindah ke kamar sebelahnya. Sayang, Hendri tidak berhasil masuk, lantaran pintu digembok. Pria yang mengaku lulus SMA inipun keluar. Dia langsung menuju dapur. Di dapur, Hendri menemukan parang.

“Setelah menemukan parang, saya kembali kamar yang ada di lantai. Dan dengan parang itu saya menjebol gembok," tambahnya.

Upaya itu tidak sia-sia, begitu pintu terbuka, Hendri langsung masuk. Dan dia berhasil menemukan uang Rp 500.000. Menurut Hendri, uang Rp 500.000 itu diambilnya dari laci lemari di kamar tersebut. Tidak puas, Hendri pun kembali menuju ke lantai satu. Dia pun langsung masuk salah satu kamar. Hanya saja, di kamar lantai satu Hendri tidak menemukan apa-apa. Hendri pun mencari cara untuk masuk di kamar yang ada di sebelahnya.

“Kondisinya sama seperti di lantai dua, pintu kamarnya digembok, dan saat itu tidak bisa saya buka," katanya lagi.

Selanjutnya Hendri mencari cara. Mengunakan kain yang ditemukan di salah satu kamar, Hendri memanjat dan melalui plafon dia berhasil menuju kamar sebelahnya. Namun begitu, belum sempat dia mencari barang berharga, pemilik rumah keburu datang. Andi pun kaget melihat kondisi rumahnya yang berantakan. Itu karena sebelum pergi kondisi rumahnya bersih. Tak pelak Andi langsung melapor polisi.

Menyerah Setelah Tembakan Peringatan

Sementara Hendri yang masih berada di plafon, pun ketakutan. Dengan cepat dia berusaha kabur. Dengan sangat hati-hati, kakinya menginjak plafon agar tidak patah. Upaya itu memang berhasil, dengan tertatih-tatih akhirnya Andi berhasil menuju plafon di rumah tetangga korban.

“Saat itu saya masuk ke plafon rumah sebelahnya, dengan cara membuka genting," katanya.

Meski sempat diketahui warga, Hendri sulit ditangkap. Bahkan, warga sudah mengepung rumah tersebut, Hendri tidak ditemukan. Hingga akhirnya salah satu anggota Polsekta Lowokwaru datang ke TKP, dan memberikan tembakan peringatan.

“Tadinya saya tidak mau menyerah, tapi begitu ada suara tembakan, saya langsung keluar. Saya takut polisi menembak saya," kata Hendri.

Lalu untuk apa Hendri mencuri? Alasannya pun simpel, dia butuh uang untuk bisa mengajak anaknya rekreasi.

“Saya dulu pernah mencuri di daerah Jalan Candi Mendut, bedanya jika di Dinoyo saya menggunakan modus memanjat pohon, di daerah Candi Mendut saya beraksi dengan modus menjebol pintu garasi," tandasnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs