Pemain Masih Tunggu Kejelasan

Sabtu, 3 September 2011 - 08:10 WIB • Dibaca 130 kali

Foto: ongisnade

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Konflik dualisme kepengurusan di tubuh skuad Arema Indonesia ternyata tidak hanya membuat risau seluruh Aremania. Kondisi serupa ternyata juga dirasakan sebagian besar pemain tim berjuluk Singo Edan. Hingga kemarin, mereka menanti kejelasan terkait bagaimana nasib dan perjalanan tim Arema kedepannya.

Baca Juga

Pemain berharap konflik dualisme kepengurusan segera berakhir. Pasalnya, mereka ingin bersama Singo Edan fokus menyambut program persiapan tim menatap datangnya kompetisi musim mendatang.

Setidaknya hingga kemarin, mereka bertanya-tanya siapakah sebenarnya yang akan memegang kendali roda skuad Arema kedepannya. Di satu sisi, mereka mengetahui Arema kini dinaungi Yayasan Arema yang dikendalikan Rendra Kresna, Eddy Rumpoko dan Iwan Kurniawan.

Mereka juga membubuhkan kontrak berdurasi tiga musim dihadapan Iwan Budianto, Direktur Utama PT Arema Indonesia sekaligus perwakilan investor baru Singo Edan. Sementara disisi lain, muncul kubu Muhammad Nur dan Siti Nurzanah yang kini juga didukung Lucky Acub Zainal.

"Bagaimana kabar Arema? Jadi siapa yang pegang Arema? Tetap Pak Iwan Budianto? Terus dari Pak Nur, Bang Ikul (Lucky, Red) bagaimana? Ada juga muncul nama Pak SBW? Bagaimana sebenarnya, saya tidak tahu," ujar Zulkifli Syukur, pemain Arema yang masuk dalam daftar 18 pemain resmi dikontrak untuk musim depan saat dihubungi Malang Post lewat blackberry messenger dari Iran, siang kemarin.

Bek kanan ini memang sedang fokus membela Timnas senior Indonesia di ajang Pra Piala Dunia (PPD). Namun dia sangat punya perhatian terhadap perkembangan Singo Edan. Selain Zulkifli, dua pemain Arema lainnya juga menunggu kabar kejelasan dari markas Arema. Mereka adalah bek kiri Benny Wahyudi dan kiper Kurnia Meiga Hermansyah.

Selain tiga pemain Arema yang gabung Timnas ini, 15 pemain lainnya tentu juga masih menunggu kejelasan. Mereka adalah Dian Agus Prasetyo, Aji Saka, Purwaka Yudhi, Waluyo, Leonard Tumpamahu, Ahmad Alfarizi, Ahmad Bustomi, Juan Revi , Dendi Santoso, Arif Suyono, Sunarto, Hendro Siswanto, Yongki Ariwibowo, Saktiawan Sinaga, TA. Musafri.

Tak salah, pemain Arema punya harapan dualisme itu bisa segera tuntas. Seluruh awak tim bisa langsung fokus membangun persiapan tim. Apalagi, PSSI sudah memutuskan kompetisi akan dimulai per 8 Oktober mendatang, seperti yang disampaikan kepada klub-klub calon peserta kompetisi. Dengan demikian, Arema sudah selayaknya mulai menggelar latihan rutin untuk membangun kekuatan sebelum resmi turun di kompetisi musim depan.

"Harapannya dualisme itu segera berakhir. Sehingga, kita semua bisa langsung fokus mempersiapkan tim untuk musim depan. Sebab, kita semua juga punya harapan Arema bisa melalui kompetisi tahun depan dengan lancar. Harus ada kejelasan tentang penyelesaian dualisme ini," terang Johan Al Farizi, bek muda Arema.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs