Jelang Lebaran

Pasar Tradisional Dibanjiri Masyarakat

Minggu, 28 Agustus 2011 - 19:53 WIB • Dibaca 359 kali

ILUSTRASI - Pasar tradisional. Foto: antara

LOWOKWARU, MALANGRAYA.info – Pasar-pasar tradisional di wilayah Malang Raya, Minggu, dibanjiri masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan Lebarannya.

Baca Juga

Salah seorang pedagang di Pasar Dinoyo Kota Malang, Aisyah mengaku, pengunjung pasa Sabtu ini sangat padat dibandingkan dengan hari-hari biasa, apalagi masyarakat juga mempersiapkan malam ke-29 Ramadhan yang biasanya diisi dengan selamatan.

“Besok (Senin, 29/8) akan lebih padat lagi karena sudah memasuki malam Lebaran, dimana masyarakat yang masih memegang tradisi juga menyelenggarakan selamatan Lebaran,” katanya.

Selain untuk memenuhi kebutuhan selamatan Lebaran, katanya, biasanya masyarakat juga berbelanja lebih banyak untuk stok beberapa hari, sebab pada hari H hingga H+3 Lebaran, pasar masih sepi dan kalaupun ada yang berjualan harganya lebih mahal.

Apalagi, lanjutnya, harga sayuran bisa mencapai beberapa kali lipat kenaikannya termasuk kelapa. Bahkan, kenaikannya bisa mencapai 150-200 persen dari hari biasa.

Sementara beberapa harga komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan adalah daging ayam potong. Pada hari-hari biasa seharga Rp20 ribu-Rp21 ribu menjadi Rp25 ribu-Rp27 ribu per kilogram.

Daging sapi yang biasanya hanya Rp56 ribu per kilogram menjadi Rp60 ribu-Rp62 ribu per kilogram, kentang yang biasanya seharga Rp8 ribu-Rp9 ribu/kg menjadi Rp10 ribu-Rp11 ribu/kg, dan wortel yang biasanya hanya Rp6 ribu/kg menjadi Rp9 ribu/kg.

Sedangkan komoditas sayuran lainnya seperti buncis, sawi daun (sawi hijau), kacang panjang, kol gepeng, kapri, dan brokoli putih stoknya sangat minim dan harganya pun juga lebih mahal ketimbang hari-hari biasa.

“Sayur-sayuran ini biasanya akan semakin mahal ketika Lebaran Ketupat (sekitar 4-7 hari setelah Idul Fitri) dan stoknyapun belum tentu ada,” kata pedagang sayuran di Pasar Dinoyo, Rumyati.

Minimnya stok sayuran tersebut, katanya, disebabkan pasokan dari petani juga terlambat karena masih banyak yang berlebaran.”Kalau sudah begitu biasanya saya berjualan seadanya,” katanya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : antara
  • Dipublikasikan : Dyah Ayu
x close
pasar tradisional pasar tradisional malang berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs