Waspadai Pelanggaran Tarif Penerbangan

Sabtu, 27 Agustus 2011 - 08:10 WIB • Dibaca 97 kali

Foto: malang post

PAKIS, MALANGRAYA.info – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pemkab Malang memantau pelanggaran tarif penerbangan di Bandara Abd Saleh. Pasalnya, beberapa hari menjelang Idul Fitri ini, peningkatan arus mudik sudah mulai terasa di bandara. Dishub tak ingin ada pelanggaran tarif sesuai dengan ketentuan Menteri Perhubungan (Menhub).

Baca Juga

Seperti diketahui, tarif tertinggi untuk rute Jakarta-Malang dan Denpasar-Malang ditetapkan sesuai aturan Menhub. Yakni berdasarkan peraturan Menhub No KM 26 Tahun 2010 tentang mekanisme formulasi perhitungan dan penetapan tarif batas atas penumpang pelayanan kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri.

Sesuai aturan itu, PT Garuda Indonesia sebagai maskapai full service dengan tarif tertinggi Rp 1.340.000. PT Sriwijaya Air dan PT Metro Batavia sebagai medium service tarifnya ditetapkan Rp 1.202.000. Sedangkan untuk rute Denpasar-Malang sebagai maskapai low cost carrier (LCC) yaitu Rp 899.000.

"Kalau menjual diatas harga itu maka adalah pelanggaran," kata Untung Sudarto, Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Dishubkominfo Pemkab Malang.

Menurut dia, sesuai dengan batasan tersebut perusahaan penerbangan hanya boleh memberlakukan tarif tertingginya sampai angka yang ditetapkan. Meski demikian, perusahaan diperkenankan menjual tiket dibawah harga yang ditetapkan tersebut.

"Sejauh ini belum ada laporan soal penetapan tarif diatas batas tarif tertinggi," ujarnya.

Untuk itu pihaknya akan tetap memantau situasi terkini penjualan tiket penerbangan pada lebaran tahun ini. Seingat Untung, pada lebaran tahun lalu ada dua pelanggaran penjualan. Saat itu pelanggaran dilakukan biro perjalalanan dan bukan dilakukan maskapai penerbangan.

"Saat itu dilakukan biro perjalanan dan pelanggaran dilakukan untuk rute Malang-Jakarta," tegasnya.

Disisi lain, pantauan petugas Dishub di bandara, peningkatan penerbangan mulai terasa sejak Jumat kemarin. Maskapai penerbangan Batavia Air yang biasanya hanya terbang satu kali untuk rute Malang-Jakarta bahkan menambah penerbangan.

"Peningkatan permintaan menyebabkan maskapai penerbangan Batavia menambah jadwal penerbangan. Ini bisa dilihat dari load factornya yang mencapai 90-95 persen," urai Untung Sudarto.

Sesuai catatan Dinas Perhubungan, maskapai Batavia Air sejak 23 Agustus 2011 terjadi peningkatan penumpang. Utamanya untuk penumpang Batavia yang mendarat di Bandara Abd. Saleh mencapai 145-149 orang penumpang. Maskapai lain seperti Sriwijaya Air, penumpangnya juga diatas 120 orang sekali terbang.
Disisi lain, penerbangan rute Malang-Denpasar dengan Wings Air pada 23 Agustus hingga 25 Agustus 2011 masih terisi. Pada 23 Agustus 2011 sebanyak 41 orang, 24 Agustus 2011 48 penumpang dan puncaknya pada 25 Agustus 2011 mencapai 73 penumpang.

"Untuk rute Malang-Denpasar load factor mencapai 75 persen," katanya.

Khusus untuk penerbangan ekstra, menurut mantan staf Dinas Cipta Karya itu harus diajukan ke pusat. Biasanya maskapai mengajukan penambahan penerbangan ke Dirjen Perhubungan Udara. Laporan adanya peningkatan penerbangan diberikana oleh petugas posko Dishub di Bandara Abd Saleh Akri Adi.

"Untuk Batavia, jam ekstranya pukul 08.45 WIB sampai 29 Agustus, hari biasa Batavia terbang pada siang hari, tiba di Malang pada pukul 12.30 WIB dan sampai di Jakarta pada pukul 14.15 WIB," urai Akri.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs