Jelang Lebaran

Cuti Panjang, BI Siapkan Rp 1 Triliun

Rabu, 24 Agustus 2011 - 09:07 WIB • Dibaca 119 kali

ILUSTRASI - Foto: malang post

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Tingginya transaksi keuangan masyarakat selama lebaran dan cuti bersama perbankan yang cukup lama membuat Bank Indonesia (BI) Malang melakukan langkah antisipasi. Untuk lebaran tahun ini, BI Malang menyiapkan kebutuhan uang kartal hingga sekitar Rp 1 triliun.

Baca Juga

"Tepatnya Rp 780 miliar," tegas Deputi Bidang Sistem Pembayaran Manajemen Intern (SPMI) BI Malang, Dite Mahargono saat ditemui Malang Post di kantornya.

Dite mengatakan, uang kartal tersebut disalurkan untuk mengisi mesin-mesin ATM milik perbankan. Hingga Minggu ketiga Agustus, penarikan uang kartal oleh perbankan yang ada di area BI Malang mencapai angka Rp 600,62 miliar.

"Angka tersebut selain digunakan untuk memenuhi kebutuhan transaksi, juga digunakan untuk kebutuhan penukaran uang baru," tambah Dite.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Deputi Pemimpin BI Malang Bidang Moneter, Emanuel Lamen Ola menambahkan, untuk libur lebaran, BI telah mengeluarkan surat keputusan cuti bersama, dimana sejak tanggal 29 Agustus hingga 2 September, BI akan menutup semua operasional perbankan.

Namun sebelumnya, pada Jumat (26/8), jam operasional sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) dan Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS) diperpanjang hingga satu jam.

Selain itu, seluruh window time transaksi diperpanjang secara proporsional kecuali untuk transaksi tertentu sebagaimana dimaksud dalam ketentuan yang mengatur mengenai sistem BI-RTGS.

"Perpanjangan jam operasional juga dilakukan pada hari Senin dan Selasa (5/9 dan 6/9). Sistem akan kembali normal pada Rabu (7/9)," ucap Lamen.

Sementara untuk penyelenggaraan SKNBI diadakan, kecuali kliring penyerahan wilayah Jakarta dan Surabaya. Untuk jam operasionalnya, kliring kredit siklus satu dilaksanakan sesuai jadwal yang berlaku, sementara jadwal kliring kredit siklus dua diperpanjang proporsional satu jam.

"Jadwal kliring debet secara nasional diperpanjang proporsional satu jam, sementara untuk jadwal kliring debet secara lokal ditetapkan oleh masing-masing penyelenggqara kliring lokal," rincinya.
Untuk mekanisme penyediaan pendanaan awal (prefund) untuk kliring debet dan kliring kredit diadakan sesuai dengan jadwal yang berlaku.

Selain memantau kebutuhan uang selama lebaran, BI juga tetap memasang mata untuk memonitor kebutuhan pangan masyarakat yang cenderung meningkat selama lebaran.

Pria asal Ambon ini mengatakan, berdasarkan pantauan hingga hari ini, distribusi sembako untuk wilayah Malang masih terjaga. Tidak adanya panic buying dari masyarakat membuat harga sembako terutama beras berada pada posisi stabil.

"Kami bekerjasama degan distributor untuk memastikan bahwa kebutuhan masyarakat bisa tercukupi dan harga bisa dikendalikan," ucap ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) ini.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs