Ditemukan Tengkorak Di Sendang Kamulyan

Selasa, 23 Agustus 2011 - 15:10 WIB • Dibaca 4,808 kali

Foto: malang psot

DONOMULYO, MALANGRAYA.info – Warga sekitar Desa Kedungsalam, Donomulyo, kemarin pagi gempar. Itu dipicu dengan ditemukannya kerangka manusia diantara bebatuan di tempat wisata ritual Sendang Kamulyan, di desa setempat. Atau sekitar satu kilometer dari bibir Pantai Ngliyep.

Baca Juga

Belum diketahui apa jenis kelamin kerangka manusia tersebut. Namun, kuat dugaan bahwa korban adalah pengunjung yang sengaja datang untuk melakukan ritual (bertapa) mencari ilmu di lokasi itu. Masalahnya, Sendang Kamulyan merupakan lokasi ritual dan merupakan salah satu sumber yang sejak dulu dipercaya airnya berkhasiat untuk awet muda, cepat jodoh, mudah rejeki, pelaris dagangan dan pastinya ketentraman hidup lahir dan batin, yang mandi keramas di lokasi sumber air tersebut.

Selain itu juga Sendang Kamulyan juga merupakan tempat ritual yang banyak diminati para pelaku ritual untuk nenepi dan mencari wangsit untuk kemudahan hidup. Menurut cerita nama Sendang Kamulyan diambil dari kisah seorang pemuda yang pernah melakukan pertapaan di lokasi tersebut untuk sekian lama. Alhasil pemuda itu mendapatkan berkah yang menjadikan kehidupannya berkecukupan dan hidupnya tentram lahir batin. Maka sejak saat itu lokasi tersebut diberi nama Sendang Kamulyan dan menjadi tempat orang bertapa/ritual mencari wangsit hingga sekarang.

“Untuk identitas korban masih kami selidiki, termasuk jenis kelaminnya. Untuk usianya kemungkinan berusia sekitar 50 tahun. Dan dari keterangan beberapa saksi warga sekitar sendiri, menyatakan bahwa korban adalah orang yang sedang bertapa mencari ilmu. Dugaannya, korban meninggal dunia sudah sekitar setahun lalu," ungkap Kapolsek Donomulyo, AKP Anang Tri Hananta.

Diperoleh keterangan, kali pertama yang menemukan kerangka manusia itu adalah Sutrisman, warga sekitar. Pagi itu sekitar pukul 06.00, saksi pergi ke hutan Sendang Kamulyan untuk mencari rumput dengan melintasi bebatuan. Ketika berjalan santai, saksi terkejut begitu mengetahui ada kerangka manusia yang posisinya terlentang dengan kedua kaki bersila di tanah.

Melihat hal itu, saksi yang tidak ingin dituduh macam-macam seketika lalu memberitahukan kepada Mbah Jo, salah satu juru kunci di Sendang Kamulyan itu. Mendapatkan kabar itu, Mbah Jo lalu memastikan kebenarannya. Begitu memang ada, Mbah Jo lantas menghubungi petugas Polsek Ngantang.

“Kalau ciri-ciri pakaian korban jelas sudah tidak ada. Ciri-ciri korban yang dapat dikenali dari giginya. Gigi atasnya tinggal empat dan yang bagian bawah dua giginya hilang," ujar mantan Kapolsekta Kedungkandang ini.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
sendang kamulyan sejarah pantai ngliyep sendang kamulyan ngliyep sendang kamulyan malang misteri pantai ngliyep sejarah sendang biru mencari kerangka manusia sendang kamulyan parangkusumo sejarah sendang kamulyan misteri sendang kamulyan sendang kemulian berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs