Aremania Kumpulkan Tanda Tangan

Selasa, 23 Agustus 2011 - 10:35 WIB • Dibaca 194 kali

Foto: kompas

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Aremania terus mengusung harapan skuad Arema Indonesia mampu lolos verifikasi oleh PSSI. Mereka mengecam pihak lain yang coba mengambil alih pengelolaan Arema dibawah PT Arema Indonesia. Dengan demikian, eksistensi klub berjuluk Singo Edan ini terjaga sekaligus tampil di kompetisi level 1 buatan PSSI musim mendatang.

Baca Juga

Sambil menanti hasil keputusan verifikasi PSSI yang diumumkan pada 25 Agustus nanti, Aremania se-Malang Raya menggelar aksi simpatik. Mereka mengumpulkan dukungan moril terhadap PT Arema Indonesia dengan cara membubuhkan tanda tangan secara langsung di atas lembaran kertas. Dalam kertas itu, tercantum kop surat berintikan mendukung kiprah PT Arema Indonesia, sebagai PT yang legal.

Hingga petang kemarin, kurang lebih 50 Aremania telah membubuhkan tanda tangan dukungan. Satu per satu dari mereka mendatangi Kantor Arema, Jalan Sultan Agung 9 Malang. Rencananya, aksi ini digelar Aremania dalam tiga hari beruntun sebelum akhirnya surat dukungan itu diserahkan ke manajemen Arema, dan ditembuskan ke PSSI.

"Pada intinya, kami ingin Arema tetap eksis. Aksi ini sebagai dukungan kepada manajemen Arema yang sudah diketaui legal. Dibawah naungan Yayasan Arema dan dibawah kendali PT Arema Indonesia, Arema selama ini sudah penuhi lima persyaratan klub profesional PSSI dan AFC. Lihat saja contohnya, Arema selama ini sudah berhome base Stadion Kanjuruhan, punya pembinaan usia dini dan bukti ngontrak kerja karyawan," ujar Tembel alias Ponidi, Aremania Korwil Stasiun, kemarin.

Aksi Aremania ini juga menanggapi upaya kubu Lucky Acub Zaenal yang ingin mengejar legalitas mengelola Arema. Padahal, Aremania seluruhnya mengetahui jika Lucky sebelumnya sudah telah menjual Arema beserta pengelola tim kepada PT Bentoel Arema, Tbk, sebelum Singo Edan dikelola konsorsium dibawah Dewan Pembina Yayasan, Rendra Kresna dan Iwan Kurniawan. Untuk mengetahui proses take over yang sebenarnya, Aremania juga berniat mendapatkan keterangan langsung Darjoto Setyawan, yang kala itu menjadi tokoh penting saat Bentoel membeli Arema.

"Kami tidak ingin, Arema ini seperti Persebaya, yang kemudian pecah dan menjadi dua tim, Persebaya dan Persebaya 1927. Makanya, kami ingin kembali mendapatkan keterangan pak Darjoto Setyawan, karena beliaunya yang tokoh kunci yang mengetahui bagaimana proses take over Arema dari tangan Sam Ikul ke Bentoel," terang Tembel yang diamini Solikin, Aremania Wagir.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
informasi arema aremania berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs