Malang Selatan Belum Tersentuh Petugas Kebersihan

Selasa, 23 Agustus 2011 - 09:12 WIB • Dibaca 193 kali

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Kawasan di wilayah Malang selatan hingga saat ini belum tersentuh oleh petugas kebersihan atau pengangkut sampah.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Malang Romdhoni, Selasa mengakui, jumlah personel petugas kebersihan di daerah itu masih sangat terbatas dan sebagian besar masih berada di wilayah perkotaan.

Baca Juga

“Minimnya sebaran petugas pengangkut sampah (pasukan kuning) di kawasan Malang selatan itu karena masyarakat di wilayah itu masih membuang sampah secara tradisional dengan membuat lubang besar dan kalau sudah penuh baru ditutup,” ujarnya.

Oleh karena itu, meski tidak ada pasukan kuning yang mengambil sampah rumah tangganya setiap hari, masyarakat di kawasan Malang selatan tersebut tidak bingung.

Untuk memaksimalkan pengangkutan sampah, katanya, pihaknya tidak akan menambah jumlah petugas, namun fkrekuensi pengangkutannya ditambah, apalagi selama Lebaran. Bahkan, pasukan kuning tidak ada yang libur dan jam kerjanya diatur secara bergiliran.

Setiap Lebaran, lanjutnya, volume sampah di daerah ini mengalami peningkatan sekitar 10 persen. Jika pada hari-hari biasa sampah rumah tangga (domestik) hanya sekitar 0,5-0,6 kg, pada saat Lebaran bisa lebih dari 1 kilogram.

Selain di kawasan Malang selatan, beberapa kecamatan yang belum terlayani pasukan kuning secara maksimal di antaranya adalah Kecamatan Kecamatan Bantur, Pagak, Donomulyo, Sumbermanjing Wetan dan Kalipare.

Sedangkan kecamatan lainnya yang sudah terlayani pasukan kuning juga belum sepenuhnya, karena pasukan kuning tersebut lebih difokuskan untuk mengurus kebersihan di pasar-pasar.

Menyinggung pengelolaan sampah di Kabupaten Malang, Romdhoni mengatakan, tetap menggunakan sistem “control landfield” di Tempat pembuangan Akhir (TPA) yang ada di lima lokasi yakni di Kepanjen, Singosari, Bululawang, Pujon dan Poncokusumo dengan kapasitas antara 2000-3000 meter kubik.

Beberapa TPA di lima lokasi itu, sebagian besar arealnya masih cukup luas seperti di TPA Kepanjen masih tersisa sekitar 40 persen dari total lahan dan kapasitas penampungan sekitar 3.000 meter kubik, di TPA Singosari masih tersisa 25 persen dan di Poncokusumo masih 70 persen yang belum terpakai.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : antara
  • Dipublikasikan : Iwan Kurniawan
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs