Arema Optimis Lolos Verifikasi

Selasa, 23 Agustus 2011 - 08:17 WIB • Dibaca 76 kali

Foto: ongisnade

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Sesuai jadwal PSSI, manajemen Arema melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan untuk pendaftaran klub profesional, kemarin pagi. Secara keseluruhan, tidak ada kendala yang berarti untuk manajemen tim yang tengah membidik pelatih Robert Rene Alberts ini.

Baca Juga

Hanya sempat ada sedikit masalah dihadapi Arema terkait dengan bank garansi untuk deposit keikutsertaan kompetisi klub professional. Terjadi miskomunikasi antara PSSI dengan manajemen Arema, perihal bank yang digunakan. PSSI memberi ketentuan menggunakan bank pemerintah, sedangkan Arema memakai bank swasta.

"Dokumen sudah diserahkan tadi pagi (kemarin pagi, Red.). Cuma ada sedikit persoalan bank garansi. PSSI tanggal 20 Agustus mengirim surat via email yang diterima klub tadi (kemarin, Red.), bahwa bank garansi harus menggunakan bank pemerintah, padahal Arema menggunakan bank swasta," ungkap Manajer Media Officer Arema, Sudarmaji.

"Padahal dana yang kami garansikan justru dua kali lipat dari yang diwajibkan PSSI. Karena itu kami meminta waktu untuk memindahbukukan dana garansi itu dari bank swasta ke bank pemerintah. Sebenarnya bukan persoalan, tapi miskomunikasi saja, sebab surat PSSI dikirim via email pas tanggal 20 hari libur melalui email, praktis tim baru cek hari Senin pagi," sambungnya.

Terlepas itu, menurut mantan wartawan ini, semestinya PSSI tidak perlu membedakan bank garansi, apakah swasta atau pemerintah. Subtansinya klub sudah menjamin memiliki dana lima miliar melalui bank manapun asal transparan dan bisa dipertanggungjawabkan.

"Bahkan ada syarat harus mengikat tim audit independent, selain itu pemberitahuan kepada klub sangat mepet. Untuk kualifikasi lainnya, Arema termasuk terlengkap. Kita optimis masih teratas, karena dari 15 kualifikasi semua sudah terpenuhi, tinggal soal bank garansi yang sebenarnya jauh-jauh hari buat kami tidak ada masalah," yakin Darmaji.

Membuktikan keseriusannya, manajemen Arema yang terlanjur membuka rekening bank swasta menunjukkan bukti rekening bank garansi itu sebesar Rp 9,8 miliar. Padahal persyaratan untuk mengikuti kompetisi level 1, deposit cukup Rp 5 miliar. Menurut rencana, dalam waktu dekat manajemen Arema akan memindah uang deposit itu ke bank swasta.

Kebetulan, perwakilan Arema yang datang langsung ke PSSI untuk menyerahkan kelengkapan dokumen itu mendapat kesempatan untuk bertemu langsung dengan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin. Tepatnya bisa menemui Djohar di Solo, yaitu sebelum menyaksikan laga ujicoba Timnas Indonesia di stadion Manahan Solo.

"Ya, tim yang ke Jakarta, yaitu Mas Taufan (Sekretaris Tim), Mas Eko (Manajer Legal PT Arema Indonesia) dan Mas Rudi (Direktur PT Arema Indonesia) petang ini bertemu di Solo. Kami terimakasih pada Pak Djohar yang didampingi dua orang anggota Exco PSSI, memberikan kesempatan kepada Arema untuk Arema menggunakan bank swasta, tapi kita diminta kirim surat kesanggupan untuk memindahkan ke bank pemerintah," jelas Darmaji.

Artinya persoalan bank garansi sudah tidak ada masalah bagi Arema. Justru persoalan bisa saja datang dari pihak lain yang berpeluang juga mendaftarkan diri atas nama Arema untuk ikut kompetisi musim depan. Pasalnya dari perkembangan terakhir, pihak Lucky Acub Zainal sebagai Pendiri Arema masih berusaha untuk mendaftar ke PSSI.

"Untuk persoalan dengan pihak lain itu, kita tidak mengerti," yakin Sudarmaji yang juga dibenarkan M. Taufan yang sejak kemarin pagi sudah berada di kantor PSSI.

"Kita tidak bertemu dengan pihak Pak Nur (Muhammad Nur, Red) yang kabarnya disuruh Mas Lucky berangkat ke Jakarta untuk mengecek data yang sudah dikirim ke PSSI," jawab M. Taufan saat dikonfirmasi.

Kini nasib Arema bergantung pada keputusan PSSI, jika ternyata benar ada dua Arema. Khususnya jika pihak Lucky bersama M. Nur tetap ngotot mendaftarkan Arema yang menurut mereka adalah Arema yang sah. Rencananya PSSI akan mengumumkan daftar klub professional itu, Kamis (25/8) lusa.

"Kami mengharapkan dan berdoa semoga semua diberikan kelancaran. Kami sudah bekerja keras untuk memenuhi keinginan Aremania dan warga Malang Raya agar Arema tetap eksis, mempersiapkan assessment, infrastruktur, tim, pelatih semua demi Arema dan Aermania. Kami serahkan sepenuhnya kepada Allah semoga meridhoi langkah kita," harap Sudarmaji.

"Kami juga berdoa semoga PSSI obyektif dan jujur menilai apa adanya tanpa ada menilai apa adanya, tanpa ada kepentingan kelompok, apalagi sampai merugikan Arema, sekali lagi kami sudah berusaha semaksimal mungkin," pungkas pria asal Banyuwangi ini.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis tadi malam, PSSI belum juga merilis daftar klub-klub yang sudah menyerahkan dokumen klub profesional. Menyusul hingga sekitar pukul 21.00 WIB tadi malam, Kesekretaritan PSSI masih menerima pendaftaran klub tersebut.

"Mungkin nanti malam, akan kita kirim via email, daftar klub-klub yang sudah masuk dan menyerahkan dokumennya," ungkap Nova, salah satu staf Kesekretaritan PSSI.

Namun informasi yang diterima Malang Post, sudah ada 40 klub yang menyerahkan berkas. Menariknya, Arema didaftarkan oleh dua kelompok. Duet Muhamad Nur dan Siti Nurjanah juga sudah menyerahkan berkas ke PSSI. Bahkan untuk Persija, didaftarkan oleh tiga kelompok berbeda.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs