Bocah Perokok

Ternyata RH Kurang Perhatian Orangtua

Minggu, 21 Agustus 2011 - 15:32 WIB • Dibaca 82 kali

Foto: detikSurabaya

NGAJUM, MALANGRAYA.info – RH, bocah usia 10 tahun gemar merokok bisa dibilang korban kurang perhatian orang tua. Dengan 10 saudara, putra pasangan Patrap (52) dan Sumini (46) ini terbiasa bermain dengan lingkungan luar.

Baca Juga

Semenjak kecil RH tak pernah mengenyam pendidikan, ekonomi keluarga yang pas-pasan menjadikan dirinya harus rela menghabiskan waktu bermain dengan orang-orang di sekitarnya.

Sumini mengaku dirinya memang tak mengikuti program Keluarga Berencana (KB), bahkan program untuk menekan pertumbuhan manusia itu tak pernah terdengar di telinganya.

“Iya saya gak ikut KB, karena tak tahu caranya,” ujarnya Sumini saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Sabtu (20/8/2011).

Sumini bersama suami serta 10 anaknya tinggal di sebuah gubuk kecil di Desa Sembon Durenan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang. Sehari-hari Patrap suaminya hanya bekerja sebagai buruh tani, uang hasil kerja itu habis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tak jarang, RH mempunyai kebiasaan bergaul dengan orang dewasa ikut kemana diajak bepergian, sehingga Sumini tak mampu mengontrol perilaku yang dilakukan putra ketujuhnya itu.

“Ya kadang makan ikut teman-temannya itu, jika tidak di rumah pengasuh pondok yang tak jauh dari sini,” bebernya.

Ibu 10 anak ini mengungkapkan, RH seringkali membawa rokok usai bermain di luar rumah. Sebungkus rokok yang dimiliki itu kemudian dihisap seorang diri di dalam rumah.

“Pulang kemudian bawa rokok, katanya sudah makan dan tinggal merokok,” keluh Sumini mengenang.

Patrap maupun Sumini sudah angkat tangan bagaimana mengembalikan perilaku pada putranya. Karena RH kerap kali memilih keluar rumah, jika dimarahi lantaran menghisap tembakau.

Keluarga ini hanya bisa berharap adanya perhatian dari pihak yang terkait untuk mengentaskan perilaku buruk putranya. Jalan itu bisa dianggap mulus, karena RH pasti akan menuruti.

“Kalau kami yang minta berhenti pasti menolak, mungkin kalau orang saya yakin bisa,” tutur Patrap.

Kebiasaan buruk RH ini, lanjut Patrap, tak jarang menjadi perbincangan warga sekitar atau masyarakat yang baru sekali melihatnya. Di usia yang masih relatif kecil RH telah ahli menikmati rokok.

“Kadang kami malu mas, anak sekecil itu dibiarkan merokok,” akunya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : detik
  • Dipublikasikan : Lukman Hakim
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs