Diduga Berijazah Palsu, Anggota Dewan Diperiksa

Minggu, 21 Agustus 2011 - 08:17 WIB • Dibaca 591 kali

ILUSTRASI - Gambar: shutterstock

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Kasus dugaan ijazah palsu yang dipakai anggota DPRD Kabupaten Malang, Bambang Winarto, ternyata belum berhenti. Penyidikan kasus oleh penyidik Reskrim Polres Malang, masih terus berjalan. Salah satu buktinya adalah rencana penyidik Reskrim untuk membawa paksa Bambang menjalani pemeriksaan.

Baca Juga

Pernyataan tersebut disampaikan Kasatreskrim Polres Malang, AKP Hartoyo, kepada Malang Post siang kemarin. “Bukan pemanggilan paksa, tetapi surat perintah membawa. Dan perintah membawa itu memang sudah ada," ungkap Hartoyo.

Hanya, menurutnya sebelum perintah membawa paksa itu dijalankan, penyidik masih akan memberikan toleransi waktu kepada Bambang, sampai sepekan ke depan. Toleransi tersebut diberikan karena atas kesepakatan Bambang melalui pengacaranya yang akan hadir memenuhi panggilan penyidik.

“Baru jika dalam waktu toleransi yang diberikan tersebut, Bambang ternyata tidak hadir dan kembali mangkir, maka kami akan langsung membawanya paksa sesuai dengan surat perintah membawa," tegasnya.

Sambungnya, penyidik terpaksa menjalankan perintah membawa paksa Bambang tersebut, karena Bambang sudah empat kali mangkir dari pemanggilan penyidik. Pemanggilan terakhir kepada Bambang dilayangkan sekitar dua pekan lalu.

Namun empat kali pemanggilan itu, Bambang tidak hadir memenuhinya. Alasannya pada surat yang dilayangkan pengacaranya, karena sebagai anggota DPRD Kabupaten Malang, Bambang banyak pekerjaan hingga membuatnya sibuk. “Kami memberikan toleransi itu, karena menghargai dia sebagai personal dan juga anggota dewan. Namun, jika janji untuk hadir minggu depan sampai batal, maka akan bertindak tegas sesuai prosedur," katanya.

Terkait dipanggilnya Bambang sendiri ? Hartoyo mengatakan bahwa Bambang nantinya masih akan dimintai keterangan sebagai saksi terkait laporan kasus ijazah palsu yang dituduhkan kepadanya. Pemeriksaan itu sendiri, setelah petugas mendapatkan izin dari Gubernur Jatim yang turun pada April 2011 lalu.

Sekedar diketahui, Bambang Winarto, dilaporkan Ketua Forum Masyarakat Peduli Pemilu (FMPP) Kabupaten Malang, Oksi Fitrihadi Handana, karena diketahui telah menggunakan ijazah palsu saat mencalonkan sebagai anggota DPRD Kabupaten Malang, pada pemilu legislative lalu. Bukti laporan bahwa ijazah yang digunakan Bambang Winarto palsu, adalah bukti surat dari Dinas Pendidikan Jatim, tertanggal 31 Agustus 2009 yang menyebutkan bahwa ijazah yang digunakan bukan ijazah asli.

Dalam surat resmi Dinas Pendidikan Jatim, disebutkan, ijazah yang dimiliki Bambang Winarto bernomor 4336006 sebenarnya bukan atas nama Bambang Winarto. Ijazah dengan nomor itu sebenarnya atas nama Suwarno.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs