Niat Bakar Sampah, Rumah Ikut Terbakar

Minggu, 21 Agustus 2011 - 08:04 WIB • Dibaca 102 kali

Foto: malang post

SUKUN, MALANGRAYA.info – Kebiasaan Sumiati, 60 tahun, tinggal di Jalan Jalak 33 Malang membakar sampah berakibat fatal. Pasalnya, bukan hanya sampah saja yang terbakar, tapi rumah yang ditempatinya bersama adik serta kakaknya itu juga hangus terbakar.

Baca Juga

Hampir seluruh bangunan rumah serta barang-barang berharga di rumah tersebut tidak bisa diselamatkan, termasuk barang-barang elektronik yang diservicekan di rumah tersebut semuanya terbakar.

“Adik saya Hariadi memang membuka usaha service elektronik, dan ruangan tempat service elektronik yang didalamnya ada barang-barang elektronik miliok warga yang dibetulkan juga semuanya terbakar," terang Sunarlin, 49 tahun, adik Sumiati.

Bukan itu saja, mobil Daihatsu milik Hariadi, famili Sumiati yang diparkir di depan rumah juga ikut terbakar. Tak pelak, dengan banyanya barang yang hangus terbakar tersebut, kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai puluhan juta rupiah.

Kepada Malang Post Sunarlin, menceritakan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 02.30. Saat itu Sumiati yang menempati kamar samping kanan membakar sampah di dalam kamar. Namun begitu, api sudah membesar bukannya dipadamkan, Sumiati yang memiliki sakit stress kambuhan ini meninggalkan kamarnya, dan membiarkan api terus membakar seluruh kamar, dan merambat ke bangunan lainnya.

“Ada warga yang tahu jika kakak saya membakar sampah di kios yang ditempati sebagai kamarnya, dan saat api membesar dia langsung pergi meninggalkan kamarnya," tambah Sunarlin. Dia dan keluarganya yang lain baru mengetahui ada kebakaran setelah ada warga yang berteriak.

Saat itu Sunarlin yang kaget dengan teriakan warga seketika terbangun. Namun begitu, saat keluar kamar, api sudah sangat besar. “Saya keluar kamar api sudah sangat besar," kata Sunarlin, yang seketika itu membangunkan keluarganya yang lain, dan langsung menyelamatkan barang-barang yang bisa diselamatkan.

Sementara warga lainnya melihat ada kebakaran seketika memberikan pertolongan dengan melakukan pemadaman. Namun saat itu warga kesulitan menyiram api dengan air karena terhalang dengan mobil yang tepat berada tepat di depan rumah. Imbasnya api pun terus membesar. “Saat itu kami juga kawatir jika kebakaran ini akan merembet ke rumah warga, itu sebabnya kami langsung melakukan ke Polsekta Sukun dan PMK Kota Malang," tambah Sunarlin.

Lima mobil PMK pun langsung datang ke TKP. Dengan sekuat tenaga petugas PMK melakukan pemadaman. Api baru bisa dipadamkan setelah 30 menit kemudian. Namun begitu, kondisi rumah sudah porak-poranda. Mulai dari bangunan depan hingga belakang nyaris rata dengan tanah.

“Rumah ini milik orang tua kami, dan saat ini ditempati tujuh anggota keluarga, yaitu masing-masing Minarti, 65 tahun, Sumiati, 60 tahun, Supriadi, 53 tahun, dan saya dan dua anak saya masing-masing Shinta Erna Indrawati, 23 tahun, dan Doni Kurniawan, 21 tahun," tandas Sunarlin.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs