Pemkot Malang Dirikan Bank Sampah

Rabu, 17 Agustus 2011 - 18:52 WIB • Dibaca 693 kali

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Tepat di HUT RI ke 66, Pemkot Malang melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang memastikan akan membeli sampah masyarakat. Pembelian sampah itu dimanaj lewat Bank Sampah yang dibentuk dengan berbadan hukum berupa koperasi.

“Kami membentuk bank sampah berbadan hukum koperasi itu karena volume sampah terus meningkat. Selain itu masih banyak masyarakat yang kesadarannya rendah terhadap lingkungan,” jelas Kepala DKP Kota Malang, Wasto kepada wartawan usai mengikuti Upcara HUT Kemerdekaan RI di Balaikota Malang, Rabu (17/8/2011).

Baca Juga

Makanya, kata dia, sampah yang potensinya setiap hari mencapai 400 ton itu harus dikelola mulai dari hulu sampai hilir. Sebab, sampah-sampah organik higga anorganik itu memiliki nilai ekonomis. Apalagi, kalau diklasifikasikan.

Untuk menghidupkan bank sampah itu, kata dia, DKP bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Dinas Pendidikan Kota Malang. Model kerja sama dengan DInas Pendidikan itu, nantinya siswa tiap hari tertentu membawa sampah yang sudah diklasifikasikan ke sekolah.

Sampah-sampah itu dikumpulkan jadi satu lalu dijual. Hasilnya, bagi siswa bisa untuk ditabung. Selain itu, model ini bisa membentuk siswa memiliki jiwa enterpeneur, mendidik anak cinta lingkungan secara dini. Itu pun akan berdampak juga pada orangtuanya. Sebab, setiap setiap siswa itu pasti akan dibantu orangtuanya.

“Praktis, mereka nantinya akan terbiasa dan kesadarannya akan lingkungan bisa mengubah prilakunya selama ini,” kata Wasto. Untuk itu, paparnya, melalui bank sampah ini nanti masing-masing nasabah akan diberi buku tertentu.

Mereka akan diberi kesempatan pinjam uang dengan mencicil atau mengansur. Mereka un tidak hanya boleh pinjam uang, lewat koperasi Bank Sampah ini. Tapi juga bisa beli atau pinjam sembako lewat PKK. Sebab, yang menjadi pengelola Koperasi Bank Sampah ini adalah kader-kader Lingkungan yang ada di bawah binaan PKK.

“Karena itu, kita harapkan lewat bank sampah itu tidak lagi dibuang sembarangan. Kita akan buat harga sampah. Harga ini di atas lapak. Ini bisnis dengan murah, karena saling menguntungkan,” katanya.

Makanya, papar dia, dalam bisnis ini dikemas dalam bentuk Koperasi Bank Sampah Malang (BSM). “Nasabahnya bisa pinjam uang dengan nyicil sampah. Beli sembako pun bayar sampah. Jadi, koperasi ini fungsional. Siapa pun bisa jadi nasbah, asal jadi kader lingkungan, setelah itu baru masuk Koperasi BSM ini,” tegasnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
bank sampah malang berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs