PSSI Masih Terima Dua Arema

Selasa, 16 Agustus 2011 - 07:48 WIB • Dibaca 79 kali

MALANG – Pembina Yayasan Arema seperti Rendra Kresna atau Eddy Rumpoko boleh saja menghimbau agar tak ada lagi perbicangan atau pembahasan seputar dualisme Arema. Namun itu tak berlaku dengan fakta yang terjadi saat PSSI menggelar asistensi klub profesional di Hotel Sahid Surabaya, kemarin sore.

Masih seperti sebelumnya, tetap ada dua Arema yang harus diterima oleh PSSI. Pertama manajemen Arema dibawah kendali Rendra mengirimkan wakilnya, Sudarmaji (Manajer Media Officer) dan Muhammad Taufan (Sekreyaris Tim). Kedua, manajemen dibawah kendali pendiri Arema, Lucky Acub Zainal. Lucky hadir didampingi Abriadi Muhara dan Junus Lakburawal. Sebelum memasuki ruangan pertemuan, kedua belah pihak ini sempat bertemu dan bertegur sama. Kebetulan dalam acara asistensi tersebut, PSSI menyambut welcome kedua belah pihak yang sama-sama datang untuk menunjukkan kelengkapan klub untuk ikut kompetisi profesional musim depan. Seperti halnya Persebaya juga ada dua, yaitu Persebaya divisi utama dan Persebaya 1927 (LPI).

Baca Juga

"Kita datang dari Jakarta untuk silaturahmi dan memandu klub-klub untuk pemenuhan administrasi secara legal dan benar untuk diserahkan ke AFC. Saya memimpin rombongan tim sekretariat PSSI untuk asistensi klub di Jatim, untuk mengisi formulir sesuai standart AFC, seperti dari hasil workshop AFC di Jakarta kemarin," ungkap Agus Yasmin, pengurus PSSI, kemarin sore.

"Kita mengundang klub yang sudah menyerahkan keikutsertaan kompetisi musim depan. Sore ini (kemarin sore, Red.) hadir 26 klub, tapi tidak semua klub bisa melengkapi secara langsung semua persyaratan yang dibutuhkan. Kita beri waktu sampai 22 Agustus, karena 23 Agustus, dokumen klub profesional ini kita kirim ke AFC," sambungnya.

Perihal adanya beberapa klub yang tidak hadir dalam proses asistensi ini, menurut Agus tidak masalah. Seperti Persema yang kemarin tak mengirim wakilnya tidak berpengaruh untuk keikut sertaannya dikompetisi level 1 sepanjang bisa memenuhi seluruh aspek klub profesional. Pastinya Agus mengaku dengan adanya pengisian formulir ini, sebenarnya lebih membuat klub untuk terbuka.

"Yang bawa dua nama sore ini hanya Arema dan Persebaya. Itu tidak masalah, karena semua kita tampung. Persija malah ada tiga nama yang didaftarkan. Kita terima saja dulu, kita tidak ambil keputusan, kita hanya asistensi. Nanti itu (dualisme klub) dirapatkan oleh Exco PSSI untuk diambil keputusan dan selanjutnya disampaikan ke AFC. Kita disini tidak dalam posisi untuk ambil keputusan, Kita silaturahmi untuk menyamakan persepsi," terang Agus.

Dalam proses asistensi kemarin, PSSI membuat daftar dokumen yang harus dibawa (checklist). Ada 14 nomer, dengan kriteria berbeda yang sebenarnya menggambarkan lima aspek sebagai persyaratan klub profesional.

Termasuk pembayaran deposit keikutsertaan kompetisi untuk level 1 Rp 5 miliar dan Rp 2 miliar untuk level 2. Sebagian besar yang dikumpulkan itu adalah laporan keuangan klub musim lalu.

Tiap klub yang hadir untuk asistensi ini tampaknya diminta memilih, akan bermain untuk level 1 atau level 2. Jika ingin berlaga di level 1 maka harus siap membayar deposit Rp 5 miliar dan tentunya harus memenuhi persyaratan klub profesional dengan mengisi checklist untuk kompetisi level 1. Bagaimana Arema?

"Semua sudah lengkap," jawab Lucky saat dikonfirmasi Malang Post usai asistensi. "Untuk Arema yang lain, saya tidak tahu, karena saya memang tidak tahu Arema yang lain. Saya mendirikan Arema hanya satu," sambung pria yang disapa Ikul ini selalu berkomunikasi dengan Abriadi dan Junus untuk pemenuhan checklist yang disodorkan PSSI.

Hanya saja dari pantauan Malang Post, ketika berhadapan dengan PSSI tidak ada dokumen yang ditunjukkan oleh Abriadi. Seperti surat jaminan penggunaan stadion, pria yang sempat menjabat sebagai Ketua Panpel ini menjanjikan bakal melengkapi semua dokumennya pada Kamis lusa. Karenanya dalam asistensi kemarin, belum ada dokumen yang diserahkan kepada PSSI.

"Kita siapkan apa yang menjadi segala persyaratan. Saya tidak tahu yang lain. Yang saya tahu, hanya dengan Arema yang saya bawa," yakin Ikul mengaku untuk investor yang bakal mendampinginya terkait juga dengan sosok Muhammad Nur, mantan Ketua Yayasan Arema. "Nanti pada saatnya akan diketahui semua," pungkasnya.

Sementara Sudarmaji memastikan, semua dokumen yang dibawanya sudah lengkap seperti yang tercantum dalam checklist. Dokumen-dokumen itu pun langsung diserahkan kepada PSSI untuk persyaratan kompetisi musim depan.

Termasuk copy kontrak pemain dan pelatih musim lalu, laporan hasil penjualan tiket dan dokumen lainnya langsung dikumpulkan kemarin sore.

"Kita tidak melihat ada dua atau tiga Arema yang datang. Tapi yang pasti Arema hanya satu. Kita sekarang konsentrasi asessment, dan dengan pengalaman asessment AFC, Arema sudah sejak tahun 2005 memiliki badan hukum berbentuk PT (Perseroan Terbatas), yang kita ajukan legalitasnya ke Menkumham sejak tahun 2005 lalu, dengan nama PT Arema Indonesia," terang Sudarmaji.

"Berdasarkan pengalaman dua kali asessment oleh AFC, aspek infrastruktur yang harus lebih diperhatikan, kalau empat aspek lainnya sudah lengkap. Hanya sedikit masalah soal infrastruktur seperti tribun wartawan, soal cctv dan pemerataan cahaya. Jadi yang paling kita awasi adalah insfrastruktur, karena ini pengadaan secara fisik. Soal legal dan deposit bukan masalah, kita sudah siap sejak lama," sambungnya.

Mantan wartawan ini pun cukup optimis, Arema bakal lolos verifikasi klub profesional. Setidaknya dari proses asistensi kemarin, tidak ada kendala berarti untuk Arema yang dokumennya lengkap, kecuali copy kontrak Pemain Arema U21 yang belum sempat dibawa. Sedangkan semua kelengkapan dokumen lainnya sudah diserah terimakan ke PSSI, kemarin sore.

"Semua dokumen sudah kita serahkan. Semua persyaratan sudah lengkap. Kita ingin menjaga eksistensi Arema, agar jangan sampai Arema tidak main di kompetisi klub profesional, karena pesyaratannya tidak lengkap," pungkas Darmaji.

Hanya saja dia enggan mengomentari adanya pihak yang sama-sama mengatasnamakan Arema dengan mengaku dokumennya juga sudah lengkap.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs