Persema Masih Terkendala Stadion

Senin, 15 Agustus 2011 - 11:24 WIB • Dibaca 79 kali

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Persema telah mendartar ke PSSI untuk turut serta dalam Liga Profesional Indonesia musim depan. Sampai saat ini, ganjalan Persema hanya terletak pada masalah stadion. Untuk itu, pihak Persema akan membicarakan kembali pola kerja sama dengan pemilik Stadion Gajayana, yang notabene adalah Pemerintah Kota Malang.

Seperti yang dirilis Liga Primer Indonesia (LPI), CEO Persema Didied Poernawan Affandy menuturkan, ada beberapa opsi yang akan ditawarkan Persema untuk tetap bertahan di stadion yang terletak di pusat kota Malang itu. Di antaranya adalah build, operation, and transfer (BOT), maupun sistem sewa seperti selama ini.

Baca Juga

Bila Persema memilih BOT, jelas biaya yang akan dikeluarkan cukup besar. Namun, pengelolaan stadion secara penuh berada di tangan Persema. Persema tentu bisa mendapatkan pemasukan dari pengolaan stadion tersebut.

Menurut Didied, dari lima syarat assessment yang ditetapkan AFC untuk masuk sebagai klub profesional, soal infrastruktur memang masih menjadi ganjalan meski tak terlalu besar. Pasalnya, stadion yang selama ini digunakan Persema bukanlah milik sendiri.

Selain itu, pria yang berprofesi sebagai akuntan ini melihat, Stadion Gajayana belum memenuhi kelayakan yang disyaratkan. “Rumput stadion sudah banyak yang rusak sehingga kalau diverifikasi tentu bisa mempengaruhi," ungkap dosen Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Malang, itu. Didied berharap, dalam waktu dekat rumput stadion bisa segera diperbaiki.

AFC telah menetapkan lima syarat assessment (penilaian) agar sebuah klub bisa disebut profesional untuk mengikuti kompetisi mendatang. Kelima aspek itu adalah legal (hukum), finansial (keuangan), infrastruktur, personel, dan sporting. Apalagi target manajemen PT Singosari Sakti Indonesia, perusahaan yang mengelola Persema, adalah masuk dalam liga profesional di level-1. Rencananya, manajemen tim akan menyerahkan seluruh berkas verifikasi pada 23 Agustus mendatang, atau dua hari sebelum pengumuman klub yang lolos.

Didied cukup optimistis Persema lolos verifikasi. Untuk legalitas, Persema sudah berbentuk perseroan terbatas dan telah didaftarkan ke Kemenkum HAM. Dari segi infrastruktur, Persema mempunyai stadion yang representatif, yakni Stadion Gajayana berkapasitas sekitar 30 ribu tempat duduk. Selain itu, mes pemain juga cukup nyaman berada di tengah kota dan dekat dengan stadion.

Sementara dari segi finansial, Persema sudah terbebas dari APBD ketika tim ini bergabung dengan LPI. Demikian pula dengan sporting, Persema telah memiliki sistem pembinaan berkelanjutan. Sedangkan dari aspek personel, Persema dikelola secara profesional yang didukung sumber daya manusia yang sangat memahami liku-liku persepakbolaan.

Kabarnya, Arema juga berminat untuk menjadikan Stadion Gajayana menjadi home base yang baru. Selama ini, Arema bermarkas di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, yang masuk wilayah Kabupaten Malang.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs