Pemkot Batu Pantau Proses Pemberian THR

Senin, 15 Agustus 2011 - 07:20 WIB • Dibaca 87 kali

BATU, MALANGRAYA.info – Sebanyak 215 perusahaan berbagai tipe yang ada di Kota Batu siap membayarkan THR tahun ini. Kesanggupan mereka terdeteksi tidak adanya keberatan yang mengajukan keberatan pembayaran THR ke Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Batu hingga Sabtu (13/8) kemarin.

"Hingga hari ini belum ada perusahaan yang mengajukan keberatan pembayaran THR. Jadi kami menganggap mereka sanggup untuk membayar THR," jelas Nur Djunaidi, Kabid Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakersos Kota Batu kepada Malang Post.

Baca Juga

Menurutnya, sesuai dengan aturan, perusahaan bila tidak mampu membayar THR harus melaporkan ke Dinas Tenaga Kerja dua bulan sebelum pemberian THR. Jika melihat aturan tersebut, perusahaan sudah melampaui batas untuk melaporkan keberatan tidak membayar THR karena sekarang masuk bulan puasa.

Meski begitu Disnakersos tetap akan turun ke lapangan untuk memantau proses pemberian THR kepada karyawan. Sekarang ini sudah terbentuk tim pemantau yang akan diterjunkan ke perusahaan-perusahaan mulai minggu depan.

"Kami masih menunggu instruksi dari gubernur untuk memantau namun tanpa instruksi gubernur pun kita tetap akan melakukan pemantauan seperti yang diamanatkan Permenaker No 04 tahun 1994," terang pria berkantor di Jalan Diponegoro ini.

Pihaknya akan mengambil sample dari 10 perusahaan besar, 10 perusahaan sedang dan 10 perusahaan kecil. Langkah itu dilakukan karena timnya tidak mungkin melakukan pemantauan terhadap ratusan perusahaan berbagai tipe di kota wisata itu. Bila dalam pemantauan tersebut, ditemukan ada perusahaan yang tidak mau membayar THR, tim akan melakukan analisa.

“Ketika perusahaan mampu, namun tidak mau memberikan THR, mereka langsung membuat BAP (Berita Acara Pemeriksaan-red). Bila pemeriksaan tidak hanya cukup dilakukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), kasus ini akan dibawa ke ranah hokum," tegas dia.

Perusahaan yang tidak membayar THR diancam dengan hukuman kurungan 12 bulan dan denda sebesar Rp 100 juta. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Binawas Nomor 724 tahun 1994 tentang prosedur dan persyaratan THR.

Tahun lalu, kata dia, ada perusahaan yang menunda pembyarayan THR, yakni, perusahaan jamur PT Karya Kompos Bagas. THR yang semestinya diberikan bulan September molor hingga November dengan alasan tidak ada uang.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs