Insentif Guru Ngaji Tak Jadi Naik

Rabu, 10 Agustus 2011 - 11:15 WIB • Dibaca 169 kali

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Harapan para guru ngaji dan guru minggu untuk bisa mendapatkan insentif lebih besar pada pencairan tahap kedua mendatang, belum dapat direalisasikan Pemkot Malang. Dalam draft perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2011 yang disampaikan wali kota Senin (8/8) malam kemarin, anggaran pembinaan guru ngaji dan guru minggu tidak ada perubahan.

Padahal, dalam pembahasan kebijakan umum anggaran (KUA) dan plafon prioritas anggaran (PPA) perubahan APBD 2011, Komisi D mendesak agar Pemkot Malang dapat menaikan insentif guru ngaji dan guru minggu, khususnya untuk pencairan tahap kedua tahun ini.“Dalam draft PAK APBD yang sudah kami terima, tidak ada kenaikan dana insetif untuk guru ngaji dan guru minggu. Kami belum mengetahui secara pasti mengapa Pemkot Malang belum dapat menaikan insentif guru ngaji dan guru minggu," kata Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, DR. H. Christea Frisdiantara, MM kepada Malang Post, kemarin.

Baca Juga

Selama ini ada sebanyak 7800 guru ngaji, guru minggu dan modin se Kota Malang mendapatkan insentif dari Pemkot Malang. 7800 orang penerima insentif terdiri dari 6968 guru ngaji, 532 guru minggu dan 300 orang modin yang tersebar di lima kecamatan. Guru ngaji dan guru minggu mendapatkan dana insentif sebesar Rp 37.500 setiap bulannya. Sesuai dengan ketentuan, dana insentif dipotong pajak sebesar 5 persen. Dana insentif dicairkan setiap enam bulan atau dua kali dalam setahun.

Dengan belum dikabulkannya kenaikan insentif guru ngaji, pada pencairan tahap kedua nantinya, para guru ngaji dan guru minggu tetap akan memperoleh dana insentif sebesar Rp 37.500 per bulan. Dana itu harus dipotong pajak sebesar 5 persen.

“Kemungkinan besar karena keuangan yang ada dalam APBD sangat terbatas. Sehingga belum dapat dialokasikan pada PAK tahun anggaran ini," ungkapnya.

Karena belum dianggarkan dalam PAK tahun ini, politisi Partai Demokrat itu tetap akan memperjuangkan kenaikan insentif guru ngaji pada APBD tahun 2012 mendatang. Kenaikan insentif guru ngaji dan guru minggu harus menjadi program prioritas bagi Pemkot Malang untuk meningkatkan kesejahteraan para pengabdi masyarakat yang ikut membentuk pendidikan berkataker sejak dini itu.“Tahun depan, tentunya harus menjadi program prioritas yang harus dianggarkan. Sehingga ada peningkatkan kesejahteraan kepada guru ngaji dan guru minggu yang ada di Kota Malang," tambahnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs