Ratusan Makanan Tak Layak Konsumsi Disita

Senin, 8 Agustus 2011 - 17:15 WIB • Dibaca 169 kali

Foto: beritajatim.com

LAWANG, MALANGRAYA.info – Ratusan kemasan berbagai jenis makanan ringan dan minuman tidak layak konsumsi yang dijual di tiga toko di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, disita aparat kepolisian dari Polres setempat, Senin.

Baca Juga

Penyitaan ratusan kemasan makanan dan minuman tak layak konsumsi itu dilakukan ketika tim gabungan dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Disperindagsar, YLKM, Satpol PP dan kepolisian melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pertokoan Pasar Lawang.

“Karena tidak layak konsumsi, maka kami sita (amankan) di kantor Polres Kabupaten Malang di Kepanjen. Ratusan makanan dan minuman tersebut tidak mencantumkan batas waktu kedaluwarsa, tanpa lebel dan sebagian besar memang sudah kedaluwarsa,” kata salah seorang petugas dari Dinkes Kabupaten Malang Retno Indarti.

Berbagai jenis makanan dan minuman tak layak konsumsi itu paling banyak ditemukan di Toko Aquaku yang berlokasi di pertokoan Lawang, bahkan lebih dari 50 persen makanan dan minuman yang dijual sudah kedaluwarsa dan tanpa lebel.

Selain banyak ditemukan makanan dan minuman tanpa lebel dan kedaluwarsa, Toko Aquaku milik Aisyah itu ternyata juga tidak memiliki izin dari Dinas Perizinan maupun Disperindag Kabupaten Malang.

Aisyah beralasan bahwa toko yang dimiliki selama satu tahunan itu dulu membeli dari seseorang yang berjualan bakso iga sapi, sehingga dirinya tidak tahu menahu mengenai izin-izin toko tersebut.

Bahkan ketika kemasan makanan dan minuman yang telah diteliti itu akan disita pihak kepolisian, Aisyah melakukan perlawanan dengan alasan makanan dan minuman yang sudah kedaluwarsa tersebut sewaktu-waktu akan diambil oleh salesnya.

“Kalau barang-barang ini disita, terus kalau salesnya datang bagaimana, mau tidak mau saya harus membayar sejumlah barang tersebut,” katanya.

Meski mendapat perlawanan dari pemilik toko, pihak kepolisian dan Satpol PP Kabupaten malang tetap menyita barang-barang tersebut. Jika pemilik membutuhkannya, maka disarankan untuk berkoordinasi dengan Polres Malang di Kepanjen.

Selain di Toko Aquaku, Warung Mungil dan Toko Khing Khong yang berlokasi di kawasan yang sama juga banyak ditemukan makanan tanpa label dan tidak ada izin edarnya.

“Padahal warung mungil ini setiap tahun selalu disidak dan selalu ditemukan pelanggaran-pelanggaran, namun selalu dan selalu diulang dan terjadi lagi,” ujar Retno.

Mendapati banyaknya makanan yang tanpa label dan izin edar tersebut, pemilik warung mungil Tukiran berdalih, makanan yang didisplay di warungnya sebagian besar dipasok dari industri kecil (rumahan).

“Kami tidak apa-apa demi perbaikan kualitas, tapi bagaimana lagi, makanan yang kami jual disini sebagian dipasok dari industri rumahan yang tidak memiliki label maupun izin edar. Namun, kami akan mengarahkan dan memperbaikinya,” ujar Tukiran.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : antara
  • Dipublikasikan : Ahmad Taufik
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs