Diknas Malang Awasi Kinerja Guru Pasutri

Senin, 8 Agustus 2011 - 12:03 WIB • Dibaca 328 kali

LOWOKWARU, MALANGRAYA.info – Dinas Pendidikan Kota Malang serius memelototi keberadaan guru yang berstatus pasangan suami istri dalam satu sekolah. Sebab sejak awal Juli lalu Disdik menerapkan aturan tidak boleh ada guru yang berstatus suami istri berada dalam satu lingkungan sekolah.

"Sementara ini kami sudah memindah tujuh pasang guru yang ada di satu sekolah, dan kebijakan ini masih akan terus bergulir," ungkap Kabid Fungsional Tenaga Kependidikan Disdik Kota Malang, Supriyadi kepada Malang Post.

Baca Juga

Supri menuturkan, kebijakan ini sesuai dengan himbauan dari pemerintah dalam rangka profesionalisme guru. Selain itu di Kota Malang juga tak sedikit laporan kepala sekolah yang merasa tidak nyaman dengan keberadaan pasangan suami istri di satu sekolah. Sebab kenyataannya bisa mengganggu kinerja masing-masing.

Misalnya saja saat ada salah satu yang sakit maka tidak menutup kemungkinan dua-duanya akan izin tidak masuk. Atau jika ada anggota keluarga lainnya yang punya hajatan tentunya keduanya akan sama-sama repot dan tidak bisa hadir di sekolah. "Sebenarnya tidak tega memisah mereka apalagi ada yang sudah lama bekerja di satu sekolah," kata dia.

Dalam pelaksanaan mutasi ini hanya salah satu saja yang dipindahkan. Misalnya saja suaminya saja atau istrinya saja. Tergantung dengan bidang studi yang diajarkannya. Hanya saja saat ini ada sedikit kendala bagi mereka yang mengajar bidang studi PKN atau ekonomi. Mereka masih belum bisa dipindah ke sekolah lain karena rata-rata semua sekolah kelebihan guru PKN atau ekonomi ini.

"Sementara ini masih belum dipindah, tapi masih akan kami carikan lokasi mengajar yang lain," jelasnya.
Lebih jauh pria ramah ini menguraikan mutasi ini masih dilakukan di jenjang SMA dan SMK. Sementara untuk jenjang SMP masih belum disentuh karena menunggu laporan dari sekolah. Pihaknya pun tidak segan menerima laporan dari masyarakat jika menemukan fenomena tersebut di sekolah. Disdik menghimbau agar segera melaporkannya sehingga bisa ditindak lanjuti dengan program mutasi.

Sementara itu selain melakukan mutasi pada guru yang berstatus pasangan suami istri, mutasi juga berlaku bagi guru yang lain. Misalnya kelebihan guru pada mata pelajaran tertentu. Juli lalu sedikitnya ada 60 guru yang sudah didistribusikan. Distribusi ini dilakukan antar jenjang atau ke jenjang di bawahnya. "Mutasi dilaksanakan secara proporsional, tidak ada like dan dislike," tegasnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
mutasi guru2 dilingkungan diknas kota malamg 2012 apakah boleh guru suami istri satu sekolah apakah guru yang bersuami istri tidak boleh mengajar satu sekolah Aturan suami istri mengajar dalam satu sekolah Suami istri tidak boleh mengajar 1 sekolahan berita malang raya berita pencemaran udara arema 2012 berita kriminal remaja pemain arema 2012 daftar pemain AREMA 2012 batu town square harta karun majapahit daftar pemain arema keris luk 13 pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang pilkada malang 2013 pelacuran di malang sampah anorganik karoseri adi putro arema suporter terbanyak di indonesia kerajaan singosari penemuan benda pusaka Berita kriminal pemerkosaan this is arema arema 2011-2012 nexian pad pengolahan limbah sampah limbah sampah cross ad 305 meteor cell malang sendang kamulyan daun emas ahmad bustomi nexian PAD G311 diknas malang tempat prostitusi di malang berita tentang pencemaran udara Local Blogs
Local TopOfBlogs