
Foto: beritajatim.com
Pada beritajatim.com, Minggu (7/8/2011) ini, Udin panggilan akrab Zaini Nashirudin itu siap menjaminkan dirinya demi kesembuhan Wahyu.
“Yang penting Wahyu dapat pertolongan medis dulu. Kasihan, anak ini cerdas sebenarnya. Saya yang menjadi jaminannya nanti kalau sampai Wahyu tidak segera dapat pengobatan,” ungkapnya.
Dikatakan Udin yang juga Anggota Komisi D DPRD Propinsi tersebut, dengan melihat latar belakang keluarga, Wahyu jelas harus segera mendapat pertolongan medis maksimal. Selain kategori miskin, jamkesda yang dicanangkan pemerintah daerah seharusnya bisa dirasakan Wahyu dan keluargannya sejak dulu.
Akan tetap, justru Wahyu terbentur dengan aturan berbelit-belit soal administrasi untuk mengurusi jamkesda. Paling tidak, Dinkes Pemkab Malang bisa memberikan pertolongan maksimal dulu. Soal persyaratan administrasi kan bisa sambil jalan.
“Administrasi memang satu persyaratan saja. Namun, kita tidak bisa terpaku pada pakem itu jika kondisinya sudah layak mendapatkan pertolongan mendesak,” terangnya.
Udin menjelaskan, dirinya siap menjadi jaminan kesehatan bagi Wahyu asalkan bocah bersisik yang juga anak yatim sejak bayi itu, bisa mendapatkan perawatan medis hingga sembuh.
“Besok, Wahyu harus segera dibawah ke RSSA Kota Malang. Saya jaminannya. Kalau Dinkes nggak sanggup, biar saya yang bawa. Bocah ini butuh pertolongan. Jangan dibuat sulit dan berbelit-belit,” paparnya.
http://www.malangraya.info/2011/08/07/163357/2333/ingin-rohim-sembuh-ketua-fpkb-jatim-garansikan-diri/
Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.





