Balita Bersisik dari Kasembon

Kulit Rohim Berubah Setelah Berusia 5 Hari

Kamis, 4 Agustus 2011 - 18:19 WIB • Dibaca 641 kali

Foto: kompas

KASEMBON, MALANGRAYA.info – Malang nian nasib Rohim Wahyuni (3,5), putra pasangan Wariono (35) dan Sulistiyorini (26), warga Dusun Bocok, Desa Pondok Agung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Baca Juga

Ia menderita penyakit kulit sejak lahir. Kulitnya bersisik layaknya ikan. Rohim begitu ia dipanggil, lahir di Rumah Sakit Natuna, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 9 Desember 2007. “Anak saya bersisik begini sejak lima hari setelah dilahirkan,” cerita Sulistiyorini saat ditemui Kompas.com di rumah gubuknya, Kamis (4/8/2011).

Untuk menuju rumah Sulistiyorini, dari Kota Malang, harus menempuh perjalanan 90 kilometer. Sementara dari Kecamatan Kasembon menuju Desa Pondok Agung, sekira 9 kilometer. Saat Kompas.com menemui Rohim, ia sedang bersama ibunya di ruang tamu.

“Saat saya hamil lima bulan, saya diboncengi oleh almarhum suami saya (Wariono) naik sepada motor. Saat itu terjatuh. Punggung saya terbentur ke sepeda motor,” katanya.

Sejak menikah dengan Wariono, Sulistiyorini memang dibawa merantau ke Natuna. “Saat itu saya masih merantau di NTT. Setelah kecelakaan itu, mulai terasa ada yang tak beres dalam kandungan saya,” katanya.

Rohim dilahirkan saat berusia delapan bulan dalam kandungan. “Saat lahir, kondisi Rohim normal. Tak ada gejala berbeda pada kondisi anak saya. Bahkan kulitnya sangat halus,” katanya.

Baru setelah umur 5 hari, kulit Rohim mulai ada perubahan. Kulit yang awalnya halus mulai berubah menjadi kasar dan mengelupas. “Saat itu, kulit anak saya terus bersisik, mengelupas, kulitnya kasar,” cerita Sulistiyorini yang memangku Rohim.

Sulistiyorini sempat memeriksakan anaknya ke Rumah Sakit Natuna. “Kata dokter, ini penyakit kulit biasa. Nanti juga akan sembuh. Oleh dokter hanya diberi salep,” katanya.

Karena kondisi ekonomi keluarga yang tidak menentu dan suaminya tidak memiliki pekerjaan yang menjanjikan di Natuna, mereka sepakat pulang kampung ke Kasembong, Kabupaten Malang, pada 2007.

Kembali ke kampung halaman, Wariono dan Sulistiyorini tidak berhasil menata ekonomi keluarganya. Begitu juga kondisi Rohim. “Setelah pulang ke sini, suami saya sakit, akhirnya meninggal dunia disini. Saat itu Rohim baru berumur 3 tahun,” katanya.

Selama di kampung halaman, Rohim hanya dibawa ke puskesmas pembantu yang tak jauh dari rumah Sulistiyorini. “Di puskesmas pembantu itu ditangani oleh dr Yuyun. Katanya hanya penyakit kulit biasa,” katanya.

Selain itu, karena Sulistiyorini merasa khawatir anaknya tak kunjung sembuh, dibawanya ke Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Malang. “Dibawa ke RSSA pada tahun 2008 lalu. Hanya satu kali dibawa ke rumah sakit. Karena tak ada biaya. Buat makan saja susah,” aku Sulistiyorini.

Setiap kali mau tidur, Rohim selalu menangis kesakitan. “Kulitnya gatal, merasa panas kalau mau tidur. Ya, dengan sendirinya sambil dikelupas. Tetapi setelah dikelupas, masih tumbuh sisik lagi. begitu seterusnya sampai sekarang,” aku Sulistiyorini.

Lebih lanjut Sulistiyorini berharap anaknya bisa disembuhkan dari penyakit kulit yang dideritanya. “Semoga bisa disembuhkan segera, anak saya bisa sekolah, kami butuh bantuan baik dari pemerintah dan swasta. Kami hanya punya Jamkesmas. Tapi hanya bisa ke puskesmas,” keluhnya.

Menurut Sulistiyorini, dia tidak pernah didatangi Dinas Kesehatan Kabupaten Malang. “Hanya dari puskesmas yang datang kesini. Tapi tak memberi obat atau apa-apa. Hanya melihat saja,” katanya sembari memegang anaknya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : kompas
  • Dipublikasikan : Lukman Hakim
x close
berita kompas berita terkini hari ini kompas berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs