Aremanian Tak Ingin Arema Kalah Start

Rabu, 3 Agustus 2011 - 15:53 WIB • Dibaca 168 kali

Foto: malang post

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Persoalan internal pengurus Arema yang berdampak pada pembayaran gaji pemain menjadi perhatian serius Aremania. Pasalnya, Aremania tak ingin permasalahan ini terus berlarut-larut dan mengganggu persiapan tim Arema untuk musim depan.

Baca Juga

Apalagi Arema kini dalam ancaman ditinggal pemain-pemain lama yang masa kontraknya telah berakhir per 31 Juli kemarin. Jika itu sampai terjadi, maka Singo Edan akan mengawali musim depan dengan kondisi pemain seadanya.

“Yang jelas manajemen harusnya cepat diselesaikan dulu, jangan pro dan kontra seperti ini, setiap hari saya baca berita pengurus masih ruwet," ungkap Amin, Aremania korwil Jalur Gaza, Sukorejo Pandaan kemarin sore.

“Kalau pemain hengkang itu sebenarnya sah-sah saja kalau di Arema belum ada kejelasan. Sehingga kalau musim depan berangkat dari nol lagi, itu sangat berbahaya untuk menjaga eksistensi prestasi Arema seperti musim kemarin," sambungnya.

Persoalan gaji yang juga berdampak ketidakjelasan kontrak pemain musim depan ini terjadi karena pemain telah menerima tiga kali gaji dari M. Nur. Sedangkan Rendra Kresna untuk melunasi 5,5 bulan gaji meminta pemain mengambalikan uang M. Nur itu.

“Kalau gitu ya ruwet, berarti pemain, manajemen, Pak Nur dan Pak Rendra harus ketemu, biar masalah di Arema ini cepat selesai, kalau gitu terus Arema bisa kalah start untuk musim depan," sebut Hansano, Aremania korwil Plat AE.

“Ya, kita takutnya Arema terlambat start dan tidak mendapat pemain yang berkualitas kalau smapai pemain lama banyak yang keluar," imbuh Amin berharap pengurus yang ada saat ini tak membawa Arema ke dunia politik.

Lebih lanjut Amin mempertanyakan kesiapan pengurus yang ingin mengelola Arema tersebut, khususnya menyangkut dana. Menurutnya jika tak siap untuk urusan anggaran ini, lebih baik tak masuk mengelola Arema.

“Mau diatas tapi tidak bawa uang sama saja bohong. Saya harap Arema jangan dibawa-bawa kepolitiklah, soalnya di Arema itu ada orang yang ingin tenar lewat Arema dan ada yang mencari hidup di Arema. Yang benar itu ya harusnya menghidupi Arema," yakin Amin.

Sementara itu komentar berbeda disampaikan Hendrik, Aremania Hamid Rusdi. Menurutnya kunci persoalan gaji pemain ini sebenarnya ada di pemain Arema sendiri. Tepatnya jika pemain mau mengembalikan uang yang telah diterima dari M. Nur maka Rendra akan menyelesaikan seluruh gaji pemain.

“Menurutku kuncinya ada di pemain sendiri, misalkan mereka secepatnya mengembalikan uang dari pihak M. Nur, pasti 5,5 bulan gaji bisa segera cair dan bisa membahas (kontrak, Red) selanjutnya," ungkap Hendrik.

“Saya melihat manajemen ingin ada itikad baik dari pemain. Dulu sudah dijanjikan gaji segera cair, tapi pemain malah tidak sabar dan menerima uang dari M. Nur, ya jadinya ribet seperti ini," pungkasnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs