Dualisme Kepengurusan Arema

Dua Kubu Arema Akan Hadiri Workshop PSSI

Rabu, 3 Agustus 2011 - 08:01 WIB • Dibaca 57 kali

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Tampaknya tak hanya di ajang Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, terjadi dualisme suara Arema. Untuk agenda AFC Professional Club Assesment Workshop yang digelar PSSI di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, 3-4 Agustus ini pun bakal terjadi hal serupa.

Tak hanya manajemen Arema dibawah kendali Rendra Kresna yang bakal hadir, kepengurusan Arema oleh Muhammad Nur pun rencananya juga akan datang. Masing-masing merasa punya hak untuk menghadiri workshop klub professional itu.

Baca Juga

Sekalipun sesuai undangan yang ditandangani Sekjen PSSI, Tri Goestoro, perwakilan klub yang hadir harus membawa fotokopi akte pendirian klub, fotokopi pengesahan PT dari Depkumham, dan fotokopi kontrak kerja dengan pihak ketiga.

Baik pihak Rendra maupun M. Nur tampaknya sama-sama memiliki fotokopi persyaratan tersebut. Meski sebenarnya surat undangan PSSI yang ditujukan pada Ketua Umum atau Direktur Utama klub itu dikirim ke kantor Arema di jalan Sultan Agung 9.

"Kita sudah menerima surat undangan dari PSSI, Senin (1/8) kemarin. Sesuai intsruksi Presiden Klub Arema, rencananya saya dan Mas Taufan (Sekretaris Tim, Red) yang akan menghadiri workshop," terang Sudarmaji, Manajer Media Officer Arema.

Sedangkan satu pihak lagi yang juga mewakili Arema di workshop itu kabarnya diwakili langsung oleh Muhammad Nur. Apalagi pria yang sudah diberhentikan dari jabatan Ketua Yayasan Arema ini juga sempat menjabat sebagai Pjs. Dirut PT Arema Indonesia.

Menurut informasi, Muhammad Nur mendapatkan undangan dari Siti Nurzanah, mantan Direktur PT Arema Indonesia yang kini bekerja untuk Arifin Panigoro. Kebetulan wanita berjilbab ini kabarnya juga dekat dengan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin.

"Menurut kami, workshop bukan arena kongres, karena itu tidak pada substansi siapapun yang mewakili Arema, terpenting substansinya seperti apa konsep kompetisi kedepan," ungkap Sudarmaji kepada Malang Post, kemarin sore.

"Buat Arema, ISL (Indonesia Super League, Red) sebagai model kompetisi yang berkualitas. Bila perlu dipertahankan dan lebih bagus lagi ditingkatkan kualitasnya yang berorientasi pada industri," sambung mantan wartawan ini.

Untuk itu, manajemen Arema berharap PSSI bisa bijaksana menyikapi dan menilai kondisi tim berjuluk Singo Edan ini. Paling tidak dengan mengakomodir siapapun yang menjadi utusan Arema di workshop yang dimulai siang ini.

"Karena ini bukan kongres, melainkan sosialisasi dan menampung aspirasi klub untuk format kompetisi dan Arema memang layak untuk didengarkan pengalamannya menjadi klub yang sejak awal mandiri," yakin Darmaji.

Jika tak ada perubahan, tim Arema rencananya bakal mendapatkan kesempatan untuk berbagi pengalaman sebagai klub profesional yang sejak berdiri tak menggunakan dana dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah).

Pemaparan dari Arema ini diharapkan jadi sumbangsih pemikiran bagi klub-klub lain yang mulai musim depan sudah tak lagi menggunakan APBD. Meski dari pihak Arema sendiri, belum bisa dipastikan siapa yang akan memberi pemaparan itu.

Sementara itu, terkait undangan workshop yang digelar hingga Kamis (4/8) besok ini, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin mematahkan pernyataan Koordinator Kompetisi yang juga anggota exco PSSI, Sihar Sitorus.

Jika sebelumnya Sihar menyebutkan peserta workshop hanyalah klub dari ISL dan Divisi Utama, atau tanpa klub-klub dari Liga Primer Indonesia (LPI), pernyataan Djohar justru sebaliknya karena klub LPI ternyata bisa hadir.

“Namanya juga workshop, semua klub profesional diharapkan bisa hadir. LSI, LPI atau siapa saja pengelola klub profesional, boleh hadir," ujar Djohar kepada wartawan di Kantor PSSI, Senayan, Selasa (2/8) kemarin.

"Yang diharapkan dari workshop adalah seperti apa kompetisi yang diinginkan FIFA dan AFC. Itulah yang nanti akan dilaksanakan di Indonesia ini," sambung Ketua Umum yang terpilih dari KLB PSSI di Solo, 9 Juli lalu.

Lebih lanjut Djohar memastikan sudah ada enam orang perwakilan AFC (Asian Football Confederation) yang dipimpin oleh Direktur Kompetisi AFC, Suzuki, berada di Jakarta. Selain membahas format kompetisi, menurutnya workshop juga membicarakan antisipasi dilarangnya penggunaan APBD untuk klub sepakbola.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs