
Foto: malang post
Hal itu dikatakan Damanhuri (60 tahun) penjaga Candi Singosari ketika didatangi Malang Post, kemarin. Menurut Damanhuri ada tren positif kunjungan wisatawan manca pada hari pertama Ramadan. Dia sendiri juga heran kenapa kunjungannya bisa mencapai 50 orang per hari.
“Kalau hari ini (kemarin) baru tercatat ada 18 wisatawan mancanegara, ya bule-bule mas,” tegas Daman sapaan akrabnya.
Bulan Ramadan ini justru yang kosong adalah pengunjung lokal dari wilayah Malang. Padahal pada hari biasa, jumlahnya bisa mencapai 100 orang pada liburan. Justru saat ini candi dikuasai oleh orang Peranci, Belanda dan negara Eropa lainnya.
“Mereka datang berombongan bersama biro perjalanan, satu rombongan bisa mencapai 12 orang,” imbuhnya.
Damanhuri menambahkan, bahwa kunjungan wisawatan asing biasanya selalu naik pada bulan Agustus.
Ternyata para turis asing ingin melihat ramainya perayaan HUT RI pada 17 Agustus 2011 mendatang. Tren yang sama selalu terjadi setiap tahun, namun yang tak diduga bisa mencapai 50 orang pada hari pertama Ramadan.
“Para turis asing itu senang melihat karnaval di jalan-jalan, ya itu memang daya tarik yang ditawarkan biro perjalanan,” jelasnya.
Daman sendiri berharap kunjungan ke candi itu semakin meningkat sepanjang tahun. Supaya para generasi penerus bisa mengetahui peninggalan sejarah pada zaman lampau. Acapkali Candi Singosari juga digunakan para mahasiswa studi bahasa asing untuk praktik speaking.
”Kita berharap kunjungan selalu meningkat,” katanya.
http://www.malangraya.info/2011/08/03/074916/1948/jumlah-wisatawan-asing-ke-candi-singosari-meningkat/
Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.





