Penjual Obat Keras Tanpa Izin Dibekuk

Rabu, 3 Agustus 2011 - 07:31 WIB • Dibaca 127 kali

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Genderang perang melawan peredaran narkoba terus ditabuh anggota Reskoba Polres Malang Kota. Terbukti, satu persatu pengedar ataupun mengguna narkoba ditangkap. Senin (1/8) malam lalu giliran Ryan Hidayat alias Robert, 23 tahun. Warga Jalan Kyai Parseh Jaya, Kedungkandang ini ditangkap petugas di Jalan Trunojoyo (depan Stasiun Kota Baru), dengan tuduhan mengendarkan obat keras tanpa disertai izin.

Informasi yang berhasil dihimpun, tertangkapnya Robert ini berawal dari hasil penyelidikan petugas. Semula petugas mendapat iniformasi, jika Robert kerap mengedarkan pil atau obat keras dikalangan teman-temannya. Selama satu minggu petugas memantau gerak-gerik Robert, hingga kemudian Minggu (31/7) lalu petugas meminta dua saksi yaitu W dan C untuk pura-pura membeli obat merek Tri Hexyphenidyl.

Baca Juga

Upaya tersebut membuahkan hasil. Robert yang mengenal W dan C sama sekali tidak curiga. Itu karena Robert tahu jika dua perempuan tersebut adalah pemakai narkoba, dan kerap mengadakan pesta miras bersama. Hanya saja, saat itu Robert tidak bisa memberikan obat yang dipesan W dan C dengan alasan, dia haru lebih dulu mengambil di rumah temannya di daerah Bumiayu.

Robert baru bisa memberikan barang esok harinya. Saat itu Robert menghubungi W dan C, untuk kemudian diajak ketemuan di depan stasiun Kota Baru. Ajakan itupun direspon, malam harinya sekitar pukul 22.00, W dan C datang ke stasiun Kota Baru. Transaksi pun dilakukan. Robert memberikan obat keras yang dipesan oleh W dan C.

“Semuanya berjumlah empat tik diberikan kepada W dan C dengan harga Rp 60.000," terang Kasatreskoba Polres Malang Kota, AKP Sunardi Riyono.

Namun begitu W dan C tidak membawa semua pil tersebut, sebaliknya satu tik berisi 10 butir pil merek Tri Hexyphenidyl diberikan kepada Robert. Namun begitu, Robert sendiri mengaku jika pil tersebut tidak digunakan, sebaliknya dibuang di jembatan sungai brantas.

“Begitu saksi mengatakan tersangka menjual, anggota langsung bergerak, tapi lebih dulu mengamankan barang bukti tiga tik pil dari saksi. Selanjutnya menangkap Robert di depan stasiun Kota Baru. Saat itu tersangka sedang nongkrong," kata Sunardi.

Kendati tidak ada barang bukti yang diamankan, nyatanya Robert tidak mengelak jika dirinya menjual pil kepada W dan C.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs