Pot Jumbo Jembatan Embong Brantas Dirusak Orang Stres

Selasa, 2 Agustus 2011 - 21:43 WIB • Dibaca 202 kali

Foto: malang post

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Ada-ada saja perilaku orang tak waras. Senin (1/8) malam kemarin, seorang warga tak waras merusak 22 pot ukuran jumbo yang ditempatkan di tepi Jalan Kahuripan dan di tepi Jembatan Embong Brantas.

Baca Juga

Pot bunga ukuran jumbo itu dihancurkan dengan cara dipukul menggunakan kayu ukuran besar. Selain itu pot yang terbuat dari campuran semen tersebut diguling ke tepi jalan sehingga tanah dan tanaman bunga berserakan.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang, Wasto menjelaskan, pot bunga yang dirusak itu terdiri dari 14 unit di Embong Brantas dan delapan unit lainnya di Jalan Kahuripan.

Wasto menjelaskan, pot yang dirusak itu seharga Rp 200 ribu per unit. Pot dengan desain yang indah dan kesan kokoh itu sebenarnya untuk memperindah trotoar. Namun disayangkan ada saja yang merusaknya.

"Peristiwa itu terjadi pada Senin malam kemarin. Tadi pagi (kemarin, Red.) begitu mendapat laporannya, kami langsung menelusuri siapa pelakunya," jelas Wasto. Selain menelusuri pelakunya, petugas DKP langsung mengevakuasi pot yang dirusak.

"Kami langsung memindahkan tanaman bunga ke pot baru. Sehingga kenyamanan pengguna jalan tidak terganggu," sambung mantan Kabag Hukum Pemkot Malang ini.

Sejumlah warga di sekitar Jalan Kahuripan yang ditemui secara terpisah kemarin mengatakan, pengerusakan dilakukan oleh seseorang yang diduga tak waras.

"Datang langsung pukul pot pakai kayu besar. Ya hancur potnya," jelas sejumlah warga.

Begitu juga di Embong Brantas. Sejumlah warga mengatakan, pelaku berjalan lalu mendorong pot sampai roboh.

"Dibuat seperti mainan. Setelah itu kabur. Kayaknya orang stress atau mabuk mungkin ya," terang Ridwan, warga di sekita Embong Brantas.

Sementara itu berdasarkan informasi yang dihimpun Malang Post, pelaku dipergoki warga sekitar pukul 23.45- 00.50 saat melintas di Jalan Basuki Rahmad. Saat melintas, pelaku juga melakukan pemukulan ke sejumlah pot bunga di Jalan Basuki Rahmad.

Saat diinterogasi, diketahui kalau pelaku mengalami gangguan mental. Karena saat kejadian pelaku memakai pakaian seragam TNI, warga bersama petugas Polres Malang Kota dan anggota TNI melucuti pakaian pelaku dan diselanjutnya diminta pulang.

"Saya tidak ada kerjaan, makanya memukul pot. Saya biasanya bantu-bantu di RSSA Malang," ucapnya lalu berjalan meninggalkan Jalan Basuki Rahmat.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs