Apel Impor Rusak Harga Apel Lokal

Selasa, 2 Agustus 2011 - 13:53 WIB • Dibaca 228 kali

PONCOKUSUMO, MALANGRAYA.info – Menjadi petani apel bukan jaminan untuk bisa mereguk keuntungan. Pelan tapi pasti, jumlah petani apel tambah tahun terus merosot. Contoh diwilayah Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang yang menjadi kawasan sentra petani apel terbesar diwilayah itu, hanya manyisakan 20 persen petani yang masih bergelut didunia apel.

Sisanya, mereka cenderung lebih memilih tanaman sayur, bunga krisan dan tebu. Kalaupun tetap pada buah-buahan, terbanyak petani diwilayah Poncokusumo cenderung memilih buang kelengkeng dan sejenisnya selain apel.

Baca Juga

Merosotnya jumlah petani apel tiap tahunnya, diungkapkan Ketua Paguyuban Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Poncokusumo, Syaiful Azhari. Pada wartawan, Selasa (2/8/2011) hari ini, Syaiful tegas mengatakan jika merosotnya petani apel lantaran maraknya apel impor dengan harga yang relatif lebih murah. Sehingga, apel lokal harganya kelimpungan (gere-gere).

“Serbuan apel impor membuat harga jual apel lokal anjlok. Lebih dari itu, murahnya harga apel impor juga mempengaruhi apel lokal,” ungkapnya.

Syaiful menjelaskan, di wilayah Poncokusumo, pada kurun waktu 10 tahun terakhir, jumlah petani apel masih cukup menjanjikan. Namun kini, jumlah petani apel tak sampai 25 persen dari total petani yang ada di poncokusumo. Kebanyakan, petani enggan menanam apel lagi karena apel impor sangat marak dijual bebas. Lebih dari itu, bisnis apel juga merosot dikarenakan harga pupuk kimia saat ini cukup mahal.

Dikatakan Syaiful, pupuk kimia yang mahal, ikut mempengaruhi minat petani apel. Disamping iklim cuaca yang tidak menentu, merosotnya jumlah petani apel karena banyaknya apel impor dipasaran dan juga mahalnya pupuk kimia. “Petani enggan memakai pupuk organik. Mereka enggan karena tidak tahu manfaatnya lantaran kurangnya sosialisasi untuk pupuk organik itu sendiri,” terangnya.

Ditambahlan Syaiful, pupuk kimia saat ini terbilang sangat mahal. Apel butuh pemupukan yang cukup bagus. Nah, petani kebanyakan tidak pernah tahu sosialisasi manfaat pupuk organik. Sehingga, banyak petani apel yang banting setir dengan menanam buah kelengkeng dan tebu.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
komplex pelcuran kota malang berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs