Penerapan E-KTP Kota Malang

Launching e-KTP Terpaksa Molor

Selasa, 2 Agustus 2011 - 11:29 WIB • Dibaca 181 kali

BLIMBING, MALANGRAYA.info – Pelaksanaan elektronik KTP (e-KTP) di Kota Malang yang awalnya direncanakan akan dilaunching pada awal Agustus terpaksa molor. Molornya pelaksanaan e-KTP juga akan berimbas pada batas waktu pelaksanaan e-KTP yang harus selesai selama 100 hari kepada 667 ribu wajib KTP yang ada di Kota Malang.

Kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang, Rahman Nurmala menegaskan, alasan mundurnya pelaksanaan e-KTP karena keterlambatan kedatangan peralatan dan pelengkapan e-KTP dari Jakarta. Karena, semua biaya pembuatan e-KTP massal dibiayai APBN. Pemkot Malang hanya dibebankan pada biaya operasional dilapangan saat pelaksaan e-KTP.

Baca Juga

“Peralatan untuk operasional baru akan dipasang hari ini di masing-masing kecamatan. Pelaksanaan yang awalnya akan dilaksanakan awal Agustus harus mundur sampai semua peralatan siap digunakan," kata Nurmala kepada Malang Post, kemarin.

Awalnya, kedatangan dan pemasangan jaringan peralatan dari pemerintah pusat akan dipasang pekan kemarin, termasuk pelatihan bimbingan teknis bagi operator peralatan yang akan digunakan nantinya. Pelatihan harusnya dilaksanakan pada 30-31 Juli kemarin, karena peralatannya belum ada, belum bisa dilakukan.

“Kalau peralatannya belum ada, kami belum bisa untuk melakukan pelatihan Bimtek kepada para operator.
Kapan akan dimulai e-KTP, mantan Kabag Organisasi Kota Malang itu belum dapat memastikannya. Dia akan berkordinasi dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Tertundanya pelaksanaan e-KTP tidak hanya di Kota Malang saja, tapi juga terjadi di 11 kota dan kabupaten lainnya di Jawa Timur yang menjadi pilot project e-KTP.

"Harapan kami bisa dengan segera dilaksanakan. Kalau molornya terlalu lama, juga akan menyusahkan kami yang sudah siap untuk melaksanakannya. Karena pelaksanaan e-KTP dibatasi 100 hari," ungkapnya.

Sementara itu, terkait dengan dana operasional e-KTP yang belum tersedia dengan penuh, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Malang sudah berkomitmen untuk menganggarkan dana operasional e-KTP pada perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD yang akan disahkan bulan ini.

Dalam APBD sudah ada Rp 500 juta untuk dana operasional e-KTP. Banggar akan menambahnya hingga Rp 1 miliar. Padahal, dalam hitungan Dinas Kependudukan Catatan Sipil kebutuhan anggarannya mencapai Rp 1,7 miliar.

“Kami sudah berkomitmen dalam PAK akan ada tambahan dana operasional e-KTP mencapai Rp 1 miliar. Kalau mungkin akan ditambah hingga sesuai dengan kebutuhan Dispendukcapil. Dananya akan diambilkan dari pos lain yang mungkin belum menjadi prioritas tahun ini," ujar ketua Banggar DPRD Kota Malang, H. Arif Darmawan.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
e ktp malang E ktp di malang berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs