Pemilik Angkota Berharap Bengkel Khusus

Selasa, 2 Agustus 2011 - 10:29 WIB • Dibaca 144 kali

LOWOKWARU, MALANGRAYA.info – Disahkannya Perda angkutan kota dalam trayek yang dilakukan akhir bulan lalu, disambut baik Perkumpulan Pemilik Angkutan Kota Malang (Permitama) dan Organda Malang. Pasalnya, Perda itu sudah diperjuangkan sejak tahun 2009 lalu, dan baru berhasil ditetapkan pada tahun ini.

Meski sudah berhasil, Permitama masih berharap Pemkot Malang dalam hal ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang untuk dapat menunjuk atau menetapkan bengkel khusus yang bersertifikat untuk perbaikan chasis kendaraan angkot. Selama ini, banyak angkot yang tidak lolos uji kir karena permasalahan chasis kendaraan.

Baca Juga

“Alhamdulillah, perjuangkan kami sejak tahun 2009 lalu membuahkan hasil. Tapi, masih ada kelanjutan dari Perda Angkot itu. Yakni penunjukan bengkel bersertifikat yang dapat memperbaiki chasis kendaraan," kata Sekretaris Organda Malang, Rizky Noorhamidinah kepada Malang Post, kemarin.

Dalam Perda angkot yang akan dievaluasi gubernur, tidak ada lagi batasan umur kendaraan angkot. Mekanisme laik jalan atau tidak, bukan lagi didasarkan pada umur kendaraan, tapi pada mekanisme uji kir. Laik atau tidaknya kendaraan angkot akan didasarkan pada hasil uji kir.

Selama ini, hasil uji kir masih sering dikeluhkan para pemilik angkot, khususnya yang sudah berumur 20 tahun ke atas. Kerusakan chasis selalu menjadi alasan utama tidak lolosnya uji kir kendaraan angkot. Chasis retak meski hanya sehelai rambut pun tidak akan diloloskan uji kir.

“Kalau kerusakannya bisa diperbaikai, tentunya akan kami perbaiki sesuai dengan standar uji kir. Khusus chasis, Dishub harus menunjuk bengkel yang dapat melakukan perbaikan chasis agar sesuai dengan standarnya," ujar pengusaha waralaba itu.

Selama ini sudah ada bengkel yang dapat memperbaiki chasis yang mengalami kerusakan. Hanya saja, perbaikan itu tidak dapat dianggap laik jalan. Alasannya, chasis sudah dilakukan perbaikan atau pengelasan. Jika tidak lolos uji kir, izin trayek tidak dapat dikeluarkan Dinas Perhubungan Kota Malang.

Diperkirakan, jumlah angkot yang usianya sudah diatas 20 tahun dan belum melakukan peremajaan ada sekitar 300 lebih dari 600 angkot keluaran tahun 1989 lalu.“Kami sangat berharap ada kebijakan penunjukan bengkel khsusus chasis yang dilakukan Dishub," tambahnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs