Konsumsi Narkoba, Pengusaha Ditangkap

Selasa, 2 Agustus 2011 - 09:43 WIB • Dibaca 217 kali

Foto: malang post

LOWOKWARU, MALANGRAYA.info – Pengguna dan pengedar narkoba yaitu Mahmud Jaelani, 30 tahun, warga Jalan Mayjen Panjaitan Gg VIII Malang dan Agus Wahyudi, 42 tahun, warga Jalan Imam Bonjol Gg II, Kota Batu, Minggu (31/7) malam dibekuk anggota Reskoba Polres Malang Kota. Mahmud ditangkap di Jalan MT Haryono, sedangkan Agus ditangkap petugas di tempat ternak lelenya di daerah Pare, Kediri. Dari tangan kedua pengusaha ini, petugas mengamankan barang bukti tiga poket SS, dan empat linting rokok ganja.

Baca Juga

“Satu poket SS dan satu linting rokok ganja kami amankan dari tangan Mahmud, sisanya kami amankan dari tangan tersangka Agus," terang Kasatreskoba Polres Malang Kota, AKP Sunardi Riyono.

Diceritakan dia, kali pertama ditangkap adalah Mahmud, sekitar pukul 01.00. Semula petugas mendapat informasi jika Mahmud baru saja membeli SS, di wilayah Batu.

“Informasi tersebut kemudian kami kembangkan dengan melakukan penyelidikan. Beberapa anggota menghadang di Jalan Raya Tlogomas (depan pintu masuk/keluar terminal Landungsari), dan beberapa anggota lainnya menghadang di Jalan MT Haryono," tambah perwira yang mengaku memimpin langsung proses penangkapan tersebut.

Saat itulah, pria yang membuka usaha distributor LPG ini melintas. Petugas yang mendapat ciri-ciri motor tersangka pun langsung menghentikan laju motor.

Tentu saja, kehadiran petugas membuat Mahmud kaget. Dia pun buru-buru membuang ganja dan SS yang dipegang di tangan kanan serta kirinya. Namun sayang, aksinya itu keburu diketahui oleh petugas, sehingga Mahmud pun langsung digelendeng petugas di Polres Malang Kota.

Meski semula sempat mengelak, tapi nyatanya Mahmud pun berkata terus terang setelah berada di ruang penyidikan reskoba Polres Malang Kota. Kepada petugas, Mahmud mengatakan jika dirinya mendapat narkoba dari Agus.

Tanpa banyak kata, petugas langsung mendatangi rumah Agus. Hanya saja saat itu petugas tidak menemukan Agus, karena usai melayani Mahmud, pengusaha ternak lele ini langsung meluncur di tempat usahanya di daerah Pare, Kediri. Tidak ingin terlambat petugas pun memburu Agus di Kediri.

Agus langsung menyerah. Dia pun mengaku jika telah menjual SS kepada Mahmud. Satu poket SS seberat ¼ gram itu dijual Rp 500.000. Sedangkan ganja, diberikan Agus secara cuma-cuma. Bukan itu saja, Agus juga mengatakan jika dirinya mendapatkan suplai SS itu dari seseorang di Jakarta. Dalam satu bulan, Agus ke Jakarta dua kali untuk mengambil SS, dengan harga setiap gramnya Rp 1,2 juta.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs