Ummat Budha Gelar Ritual Api Homa

Senin, 1 Agustus 2011 - 10:25 WIB • Dibaca 186 kali

Foto: malang post

DAU, MALANGRAYA.info – Vihara Vajra Kertanegara yang berada di Lembah Dieng Malang menggelar ritual Api Homa dan Ulambana Bhaisajyaguru bagi umat Budha se Malang raya. Ritual ini sebagai salah satu ritual dalam Tantrayana, mempersembahkan dupa dan sebagainya kepada para Budha melalui media api.

Baca Juga

Ritual Api Homa dipimpin oleh Vajra Acarya Lianfei dari Jakarta yang dibantu para pendeta dari Vihara Vajra Kertanegara. Sekitar 200 ummat Budha se Malang raya mengikuti ritual yang digelar sekitar dua jam itu. Secara khusus, ritual Api Homa untuk penyeberangan arwah yang sangat bermanfaat bagi leluhur, serta dapat mengubah nasib ummat menuju terang di bulan ulambana.

“Api itu salah satu media yang paling bersih. Dalam ritual ini, kami berdoa yang tujuannya besarnya untuk bangsa dan negara dan skala kecil untuk keluarga. Agar diberikan kesejahteraan dan dijauhkan dari segala bencana," kata Vajra Acarya Lianfei kepada Malang Post, kemarin.

Untuk memulai ritual khusus itu, tim pengiring kebaktian vihara mulai menyambut Acarya memasuki vihara, tempat ritual Api Homa digelar. Setelah membaca mantera dan doa, Acarya yang semula duduk di belakang altar, langsung mendekat ke tempat pembakaran dupa yang ada di depan.

Awalnya, hanya dupa yang dibakar. Setelah api membesar, satu persatu semua yang disajikan dimasukan dalam tempat pembakaran yang terbuat dari stanleis steel. Dengan khidmat semua ummat yang hadir terus membacakan mantera yang mengiringi pembakaran. Sebelumnya, para pembantu pengiring sempat membakar kertas doa di depan vihara.

“Dalam ritual ini, kami membantu para arwah leluhur untuk berada di tempat terbaik di alam suci. Dengan berada di wilayah yang lebih laik, keluarga yang ditinggalkannya akan sejahtera," ungkapnya.

Ritual itu ditambahkannya, dilakukan saat-saat khusus. Dalam satu tahun ada bulan-bulan tertentu yakni di bulan April dan bulan tujuh tahun lunar. Saat api menyala, ummat melakukan meditasi untuk menyucikan pikiran dalam perbuatan dan ucapan.

Sebelum menggelar ritual Api Homa, malam sebelumnya, Acarya memimpin pertaubatan dalam Ratnadesana Bhaisajyaguru Buddha. Pasalnya, manusia tidak luput dari kesalahan.

“Sehari-harinya bisa bertaubat. Tapi, dalam ritual ini bisa bertaubat secara khidmat," tambahnya. Acara ditutup dengan pembagian beras dan mi instant kepada ummat yang datang dari berbagai daerah seperti dari Ampelgading, Wagir dan lainnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
api homa berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs