Pembahasan Ranperda Pelayanan Publik Sia-sia

Minggu, 31 Juli 2011 - 07:27 WIB • Dibaca 179 kali

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Pembahasan rancangan perda pelayanan publik sejak 2010 ternyata hanya sia-sia. Rancangan perda itu gagal disahkan dalam sidang paripurna DPRD Kota Malang, Jumat(29/7) malam lantaran dinilai belum memiliki cantolan hukum yang lebih tinggi.

Ditundanya pengesahan ranperda pelayanan publik dipastikan setelah Wali Kota Malang Peni Suparto memberi pendapat akhir terhadap ranperda yang diusulkan dewan sejak 2010 itu.

Baca Juga

“Ranperda ini perlu dibicarakan lagi karena dasar hukumnya berupa peraturan pemerintah belum ada. Perlu koordinasi dengan gubenur dan Menteri Dalam Negeri. Jadi bukan menolak, tapi perlu dibahas lebih lanjut,“ kata Inep, sapaan akrab Wali Kota Peni Suparto.

Wakil Ketua DPRD Kota Malang, RB Priyatmoko Oetomo menjelaskan, sampai saat ini memang belum ada peraturan pemerintah (PP) tentang pelayanan publik. Memang UU tentang pelayanan publik sudah ada, tapi belum dilengkapi dengan PP.

“Karena itu perlu kehati-hatian dari kita semua. Kalau ditengah jalan nanti, PP dari UU Pelayanan Publik keluar dan bertentangan dengan perda, terus bagaimana? Nah kita antisipasi hal ini," jelas Moko, sapaan akrab RB Priytamoko Oetomo.

Lebih lanjut Moko memastikan, kelanjutan ranperda tentang pelayanan publik tetap dibahas. Hanya saja tidak bisa dibahas dalam masa sidang yang sama sesuai aturan pembahasan. Karena itu menurut dia bisa dibahas pada masa persidangan berikutnya.

Anggota Pansus Ranperda Pelayanan Publik, Arief Wahyudi menyesalkan penundaan pengesahan ranperda pelayanan publik. Menurut Arief yang sebenarnya terjadi adalah penolakan pengesahan oleh pemkot.

“Sebenarnya alasan bahwa belum ada cantolan hukumnya tidak tepat. Karena ranperda tentang angkot yang disetujui juga belum memiliki cantolan hukum berupa peraturan pemerintah," jelasnya.

Arief mengatakan selama pembahasan, pihaknya sudah melakukan konsultasi ke berbagai pihak. Selain itu, pembahasan ranperda pelayanan publik sudah berlangsung lama, sejak 2010 lalu.

“Sebelumnya pernah ditolak disetujui. Sekarang ditolak lagi, artinya sudah dua kali ditolak. Ini memunculkan anggapan bahwa pemkot tidak memiliki kemauan baik dalam pelayanan publik," sesal Arief.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs