Atas Nama Cinta, Penjaga Konter Masuk Bui

Sabtu, 30 Juli 2011 - 12:25 WIB • Dibaca 127 kali

PAKIS, MALANGRAYA.info – Berdalih karena cinta, Muhammad Ardi Maulidian, 18 tahun, warga Dusun Bugis, Desa Saptorenggo, Pakis nekat menyetubuhi Bunga (nama samaran), 15 tahun, warga Dusun Wendit Barat, Desa Mangliawan, Pakis. Korban yang masih tercatat pelajar kelas IX SMP ini disetubuhi saat main ke rumah pelaku, pada pertengahan bulan Juli lalu.

Imbas perbuatannya itu Ardi pun harus berurusan dengan petugas Polsek Pakis, setelah diperkarakan oleh korban. Pemuda yang bekerja sebagai penjaga konter ini ditangkap petugas di rumahnya Rabu siang lalu sekitar pukul 13.30.

Baca Juga

“Karena perkaranya masuk asusila, usai kami periksa tersangka dan berkas perkaranya langsung kami limpahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang,” ungkap Kapolsek Pakis AKP Gatot Setiawan.

Diperoleh keterangan hubungan antara Ardi dengan Bunga sendiri sebelumnya adalah sepasang kekasih. Keduanya menjalin asmara sejak awal 2011 lalu setelah saling kenal lewat handphone. Namun karena sudah tidak ada kecocokan keduanya sepakat putus sejak awal Juli lalu.

Petaka terjadi menimpa korban ketika pada pertengan Juli lalu sekitar pukul 11.00 korban datang ke rumah tersangka. Korban datang sendirian dengan maksud untuk mengambil uang yang pernah dipinjam oleh tersangka.

Awalnya korban dan tersangka ngobrol di ruang tamu. Namun selang 15 menit kemudian tersangka mengajak korban masuk kamar dengan alasan akan ditunjukkan sesuatu. Karena tidak curiga korban menuruti ajakan tersangka. Korban saat itu mau karena ibu tersangka sedang masak.

Ketika di dalam kamar yang menjadi saksi bisu itulah korban dipaksa melayani nafsu bejat tersangka. Meski sempat berontak namun karena diancam akan dipukul dan dibunuh korban akhirnya pasrah. Puas menyetubuhi tersangka lalu menyuruh korban untuk pulang.

“Saya nekat melakukan itu karena saya cinta mati dengan dia. Saya tidak mau ditinggal dan jauh darinya. Makanya saya nekat menyetubuhinya dengan maksud dia bisa kembali pada saya,” ujar tersangka Ardi.

Terungkapnya kasus itu sendiri bermula dari kecurigaan orangtua korban yang melihat perubahan korban karena murung dalam kamar. Meski semula menutupi tapi setelah didesak korban akhirnya menceritakan apa yang dialaminya, hingga orangtua korban yang tidak terima melaporkan ke polisi.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs