Empat ABG Rampas HP

Sabtu, 30 Juli 2011 - 11:18 WIB • Dibaca 146 kali

Foto: malang post

BLIMBING, MALANGRAYA.info – Empat anak baru gede (ABG) asal Kelurahan Polehan, Blimbing, Kamis lalu diamankan petugas Polsekta Kedungkandang. Mereka ditangkap atas tuduhan perampasan HP Samsung C3303 milik Ahmad Faisal Prabowo, 15 tahun, warga Jalan Hamid Rusdi, Kelurahan Bunul, Blimbing. Karena usia mereka masih di bawah umur, usai diperiksa keempatnya langsung dilimpahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang Kota. Mereka adalah, Avif Risqi Pratama alias Kepek, 17 tahun dan Sumarto, 17 tahun, warga Jalan Permadi. Muhammad Hasan, 17 tahun serta Catur Mukhlis, 17 tahun, warga Jalan Kresna.

Baca Juga

“Mereka tersebut ditangkap secara terpisah. Pertama yang ditangkap adalah Avif lalu mengembangkan ketiga tersangka lainnya. Untuk barang bukti yang kami amankan selain HP Samsung C3303 milik korban yang dirampas, juga sebilah celurit yang digunakan mengancam korban," ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Anton Prasetyo.

Diperoleh keterangan, aksi perampasan tersebut terjadi Jumat 22 Juli lalu sekitar pukul 13.00, di jalan Perum Puncak Buring, Kedungkandang. Ceritanya bermula ketika korban sedang menunggu jemputan usai pulang sekolah di SMPN 10 Malang, didatangi oleh tersangka Avif dan Sumarto.

Begitu berhadapan, keduanya lalu menuduh korban telah mempunyai masalah dengan Avif. Selanjutnya korban diajak oleh keduanya dengan alasan untuk menyelesaikan permasalahan, dengan dibonceng tiga menuju Perum Puncak Buring. Sampai di lokasi yang kondisinya sepi, korban lalu disuruh turun dari motor. Disitu ternyata sudah ada dua tersangka lain yang menunggu.

Saat korban turun, tersangka Hasan lalu menghampiri yang kemudian meminjam HP korban dengan alasan untuk telpon temannya. Begitu HP diberikan, Hasan dan temannya Catur langsung pergi. Tahu kalau HP-nya dibawa kabur, korban sempat menanyakan dan berusaha meminta. Namun, saat itu dihalang-halangi oleh Avif dan Sumarto. Sembari mengeluarkan celurit, Avid mengancam akan membunuh melukai sekaligus membunuh korban.

“Setelah eksekusi berhasil, oleh Avif dan Sumarto, korban saat itu langsung dibawa ke sekitar GOR Ken Arok, yang kemudian diaksa turun dan ditinggal kabur. Sementara korban sendiri yang tidak terima dengan kejadian yang dialami, seketika langsung lapor ke Petugas Polsekta Kedungkandang," ujar Anton Prasetyo.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs