Program Bidik Misi Perlu Dikaji Ulang

Kamis, 28 Juli 2011 - 17:25 WIB • Dibaca 179 kali

KEDUNGKANDANG, MALANGRAYA.info – Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) mengemukakan, program Beasiswa Pendidikan bagi Mahasiswa Berprestasi dari Keluarga Miskin (Bidik Misi) di perguruan tinggi harus dikaji ulang atau disempurnakan.

Ketua APtisi Jatim Prof Suko Wiyono, Kamis, mengatakan, program beasiswa yang diluncurkan Kemendiknas tersebut hanya memberikan peluang pada sekelompok golongan saja, yakni hanya calon mahasiswa baru berprestasi dari kalangan tidak mampu.

Baca Juga

“Padahal kalau kita amati, kalangan masyarakat yang berprestasi tapi dari golongan kurang beruntung jumlahnya kan sangat terbatas. Justru kalangan kurang mampu ini sebagian besar prestasi akademiknya juga kurang bagus,” katanya menambahkan.

Ia mengakui, semangat belajar dan untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi sangat besar, sehingga jalan apapun ditempuh demi tuntasnya pendidikan tinggi mereka.

Menurut dia, prestasi cemerlang identik dengan keluarga mampu (ekonomi mapan) yang pemenuhan gizinya tidak ada masalah, bahkan bimbingan belajar (les privat) juga mereka tempuh demi prestasi akademik di sekolahnya.

Program Bidik Misi di perguruan tinggi yang sudah berjalan dua tahun itu, katanya, belum memenuhi harapan terutama kuota. Sebab, jumlah mahasiswa kurang mampu yang memenuhi kriteria program itu relatif sedikit.

Karena minimnya jumlah mahasiswa yang memenuhi kriteria untuk mendapatkan beasiswa Bidik Misi, lanjutnya, perguruan tinggi negeri yang mendapatkan jatah sering kecolongan.

Tidak sedikit mahasiswa yang mendapatkan program beasiswa Bidik Misi itu tergolong mampu secara ekonomi dan akhirnya dicoret.

Oleh karena itu, kata Rektor Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang itu, sebaiknya pemerintah (Kemendiknas) mengkaji ulang kriteria program tersebut.

Contohnya, calon mahasiswa baru yang benar-benar tidak mampu dan memiliki semangat untuk kuliah ini juga harus mendapatkan prioritas perhatian dari pemerintah.

“Sebenarnya tidak hanya untuk mahasiswa yang menempuh pendidikan sarjana (S1) saja yang bisa memperoleh beasiswa Bidik Misi, tapi juga mahasiswa yang menempuh pendidikan diploma. Sebab, mahasiswa diploma ini juga tidak sedikit yang kurang mampu,” tegasnya.

Kuota beasiswa program Bidik Misi di tiga perguruan tinggi negeri (PTN) di Malang, yakni Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim rata-rata sebanyak 500 orang mahasiswa.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : antara
  • Dipublikasikan : Ahmad Taufik
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs