Razia Kios di Stadion Kanjuruhan

Kios Dugem Kanjuruhan Ternyata Tidak Berijin

Kamis, 28 Juli 2011 - 15:17 WIB • Dibaca 599 kali

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Kios dugem diareal Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, yang diobrak-abrik Petugas Gabungan dari Polsek Kepanjen, Satpol PP Pemkab Malang dan Koramil Kepanjen, Kamis (28/7/2011) dinihari tadi dalam razia cipta kondisi jelang bulan suci Ramadhan, ternyata tidak mempunyai ijin usaha.

Itu berarti, kios-kios dugem yang disulap bak cafe dan tempat diskotek murah meriah sudah melanggar peraturan daerah serta menjadi lahan empuk sejumlah oknum tertentu dalam mengeruk keuntungan pribadi dalam tempat tersebut.

Baca Juga

Dari pantauan beritajatim.com sejak lama, kios dugem adalah sebuah bangunan yang berada disisi kanan-kiri Stadion Kanjuruhan. Kios itu, lebarnya sekitar 4×8 meter saja. Sewa kios bernilai Rp.3 juta keatas. Semakin besar ukuran kiosnya, sewa per tahunnya cukup mahal. Namun begitu, kios yang sejatinya untuk pedagang makanan, minuman serta menjual pernak-pernik berbau olahraga, tidak dibuat untuk membuat cafe.

Nah, jika memang tidak berijin, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Stadion Kanjuruhan yang menjadi pengelola sekaligus menyewakan kios-kios itu,harus bertanggung jawab terhadap keberadaan kios-kios dugem yang banyak menyedot purel dari berbagai daerah dengan usia relatif masih muda belia.

“Tidak ada ijinnya. Saya baru tahu kalau kios untuk cafe live musik itu tidak berijin. Pasalnya, saya baru menjabat camat sejak lima bulan lalu,” ungkap Camat Kepanjen, Eko Sumito, Kamis (28/7/2011) dinihari saat ikut melakukan razia cipta kondisi.

Ditegaskan Eko, karena tidak mempunyai ijin, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Malang mengenai kios-kios di Kanjuruhan yang dipakai sebagai cafe. “Kami akan melapor ke Bupati Malang. Kios untuk cafe, harus ada ijinnya,” papar Eko.

Ditempat yang sama, Kepala Polisi Sektor Kepanjen, Kompol Suyoto yang memimpin razia cipta kondisi untuk menertibkan kios-kios dugem dini hari tadi menambahkan, cafe-cafe itu tidak memiliki ijin. Seharusnya, kios untuk cafe untuk digunakan jualan makanan biasa. Tidak menyertakan purel. Soal pengurus cafe di kios yang mengaku masih dalam tahap pengurusan ijin, bisa jadi hanya dalihnya saja.

“Dengan penertiban ini, kami berharap kios untuk cafe tidak ada lagi. Mereka harus punya ijin dulu,” kata Suyoto yang Mantan Kabag Ops Polres Malang itu.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Editor : Joni Wijaya
x close
pelayan dugem malang dugem berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs