Penjual Takjil, Wajib Lapor Camat

Kamis, 28 Juli 2011 - 10:23 WIB • Dibaca 157 kali

ILUSTRASI. Foto: detik

KLOJEN, MALANGRAYA.info- Pedagang takjil yang biasa menjajakan makanan dan minuman berbuka puasa di beberapa titik strategis Kota Malang, harus melaporkan diri ke camat setempat, sebelum membuka usahanya dipinggir jalan. Camat nantinya yang akan menentukan tempat berjualan bagi para penjual takjil.

Baca Juga

Ketentuan itu sudah tertuang dalam pengumuman Wali Kota Malang No. 1 tahun 2011 tentang menyambut dan menghormati bulan suci Ramadan 1432 H. Pengumuman itu tindak lanjut dari Perwal No. 32 tahun 2011 yang dikeluarkan wali kota tentang penertiban tempat rekreasi dan hiburan selama Ramadan dan lebaran.

“Untuk pedagang takjil yang biasa berjualan di bulan Ramadan, khususnya yang ada di pinggir-pinggir jalan harus mematuhi aturan yang ada dan tidak mengganggu ketertiban lalu lintas," kata Asisten I Sekda Kota Malang, Sugiharto yang mensosialisasikan Perwal No. 32 tahun 2011 kepada Malang Post, kemarin.

Setiap bulan Ramadan, beberapa kawasan strategis menjadi pusat penjualan takjil antara lain, di Jalan Soekarno Hatta, Jalan A. Yani, Jalan Sulfat, Jalan Veteran, Jalan MT. Haryono dan lainnya.

Grafik malang post

Selain tempatnya akan ditetapkan camat setempat, penjual takjil tidak boleh berada di badan jalan yang dapat mengganggu lalu lintas. Tidak hanya itu saja, karena berada dalam bulan puasa, penjual takjil harus berpakaian sopan dan rapi, tidak tampil seksi.

“Tentunya harus menghormati umat Islam yang tengah berpuasa. Mereka pun kan melayani orang yang berpuasa, tentunya harus menghormatinya dengan berpakaian yang sopan," ungkapnya.

Kepala Badan Kesbangpol Linmas Kota Malang, Djoko Yuwono menambahkan, Jalan Soekarno Hatta selalu menjadi pusat takjil yang paling ramai dan padat. Agar tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas, para penjual takjil hanya ditempatkan di satu sisi jalan yang berada di depan Taman Krida Budaya Jawa Timur (TKBJ). Sehingga tidak ada penjual takjil yang berada di sisi jalan satunya. Sisi jalan yang tidak ditempati penjual takjil akan menjadi daerah yang bebas penjual dan dapat dilalui kendaraan dengan normal.

“Kalau disisi jalan depan TKBJ, pasti mereka akan belanja di pasar takjil karena tujuan mereka ke sana, kondisi lalu lintasnya akan padat biasanya. Sedangkan disisi jalur lainnya, tetap bisa berjalan normal," terangnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs