Insentif Guru Ngaji Diusulkan Naik

Kamis, 28 Juli 2011 - 09:24 WIB • Dibaca 134 kali

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Kabar gembira bagi 7500 guru ngaji dan guru minggu yang sudah mendapatkan dana insentif tahap pertama dari Pemkot Malang beberapa waktu lalu. Rencananya, dana insentif untuk guru ngaji dan guru minggu akan diusulkan untuk naik dari yang terima semula.

Selama beberapa tahun, dana insentif yang diterima guru ngaji hanya Rp 37.500 setiap bulannya. Itupun harus dipotong pajak sebanyak 5 persen sesuai dengan ketentuan aturannya. Praktis hanya Rp 35.625 yang diterima bersih pada guru ngaji. Karena dianggap sangat kecil, Ketua FPKB DPRD Kota Malang, Sutiaji yang juga anggota Komisi D bidang Kesra mengusulkan agar insentif guru ngaji dinaikan hingga Rp 75 ribu setiap bulannya.

Baca Juga

“Sudah waktunya untuk dinaikkan insentif guru ngaji. Kenaikan mencapai Rp 75 ribu setiap bulannya berdasarkan azas kepantasan,” kata Sutiaji kepada Malang Post, kemarin.

Usulan kenaikan itu sudah dibahas bersama Kepala Bagian Kesra Kota Malang, Eddy Sulistyo saat menggelar rapat kerja dengan Kabag Kesra sebelumnya. Karena itu, pencaiaran dana insentif tahap awal yang dicairkan mulai pertengahan bulan lalu, langsung dilakukan verifikasi. Sehingga dapat mengetahui data secara pasti para penerima insentif yang berasal dari guru ngaji.

“Sekarang, Bagian Kesra lagi melakukan verifikasi terhadap para penerima dana insentif. Dari data itu akan terlihat guru ngaji perorangan dan yang berasal dari lembaga,” ungkapnya.

Rencananya, usulan kenaikan dana insentif akan diajukan dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2011 yang akan segera dibahas di dewan. Politisi PKB itu optimis anggaran yang ada dalam APBD mampu untuk memenuhi hal itu.

“Kami akan coba ajukan dalam PAK APBD 2011. Kalau berhasil, pencairan tahap kedua insentif guru ngaji jumlahnya bisa lebih besar dari tahap pertama. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Bagian Kesra melakukan verifikasi terhadap guru ngaji penerima insentif. Saat menerima insentif, para guru ngaji harus melampirkan beberapa persyaratan sebagai bahan verifikasi. Persyaratan yang harus dilampirkan antara lain, surat tugas dari lembaga, KTP, Kartu Keluarga (KK).

“Surat tugas harus ada sebagai bentuk tanggung jawab lembaga. Kalau perorangan harus mendapatkan surat tugas dari RT dan RW yang diketahui lurah setempat,” terang Kabag Kesra Kota Malang, Eddy Sulistyo.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
data guru ngaji kesra kota malang berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs