Keluarga Korban Pembunuhan Demo PN Kepanjen

Rabu, 27 Juli 2011 - 13:30 WIB • Dibaca 373 kali

Foto: beritajatim

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Memakai pita warna merah dilengan kiri, ratusan massa mendatangi kantor Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (27/7/2011) siang ini. Sampai berita ini diturunkan, ratusan massa masih melakukan orasi di depan pintu masuk PN sambil membentangkan poster agar Hakim PN Kepanjen, menjatuhkan hukuman berat bagi pelaku pembunuhan bernama Bagus Triyogo, warga Kepanjen.

Baca Juga

Ratusan pendemo itu ternyata kerabat dekat H.Hartosin (42), warga Desa Kanigoro RT24/RW3, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Hartosin adalah korban pembunuhan di ladang tebu dikawasan Jalan Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen, beberapa waktu lalu. Hartosin juga tercatat sebagai kerabat dekat pelawak srimulat, Tarzan.

Hartosin ditemukan tewas bersimbah darah diladang tebu. Motif pembunuhan yang diperoleh menyebutkan, kasus itu berlatar belakang hutang piutang. Nah, tak terima pelaku pembunuhan disangsi ringan, keluarga Hartosin didampingi Lembaga Hukum Dan HAM Keadilan Indonesia (LHKI) Malang, menyerbu PN Kepanjen.

“Kami mendesak agar hakim pengadilan menjatuhkan vonis setimpal bagi pelaku pembunuhan. Jika dihukum ringan, biar kami saja yang membunuh pelaku,” tegas Sukari (38), adik kandung H.Hartosin saat ditemui ditengah-tengah unjuk rasa, Rabu (27/7/2011) siang ini.

Dijelaskan Sukari,Jaksa dan PN Kepanjen berniat hanya menjerat pelaku dengan pasal 338 saja. Sehingga, vonis hukuman itu dirasa keluargannya sangat ringan dan tidak setimpal atas perbuatan pelaku yang sudah menghilangkan nyawa kakaknya. “Kalau sampai pelaku divonis 7 tahun seperti yang dituntut jaksa, kami siap menghabisi pelaku,” terang Sukari.

sementara itu, Kuasa Hukum H.Hartosin selaku korban pembunuhan, M Nur Hidayat dan Andi Khairul Anwar menegaskan, berdasarkan fakta-fakta, pelaku minimal harus dihukum diatas 15 tahun penjara atau hukuman mati. “Jelas kami menolak tuntutan JPU yang tidak sesuai fakta.Dimana, pelaku sudah membawa pisau dari rumah. Artinya, pembunuhan itu sudah direncanakan,” ungkap Andi.

Hingga siang ini, kendaraan tahanan yang membawa terdakwa Bagus masih belum tiba di PN Kepanjen. Sidang lanjutan terdakwa pembunuhan hari ini, masuk pada agenda tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum. Sementara ratusan warga, sudah memblokir pintu masuk PN Kepanjen sambil terus berorasi.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs