Dokter Gadungan Ditangkap di Tempat Praktek

Polisi Kembangkan Dugaan Malpraktek

Rabu, 27 Juli 2011 - 08:34 WIB • Dibaca 407 kali

KROMENGAN, MALANGRAYA.info – Tertangkapnya dokter gadungan asal Kromengan, Eko Puji Mulyono, 37 tahun Dusun Jatirejo, Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan, tidak membuat jajaran kepolisian merasa puas. Mereka masih terus melakukan pengembangan terhadap usaha kedokteran pelaku yang dibukanya selama 13 tahun tersebut.

Salah satu bidikan pemeriksaan setelah pelaku dijerat dengan Pasal 77 dan 78 Undang-undang RI Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran dan Pasal 198 Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan (Obat-obatan), yakni mengenai adanya kemungkinan malpraktik yang dilakukan pelaku. Mengingat, dengan rentan waktu selama balai pengobatan sejak dibuka pada tahun 1998 lalu, sangat riskan mengenai dugaan tersebut. Sehingga polisi siap melakukan penyidikan jika ada warga atau masyarakat yang melaporkan perkara dengan tuduhan keluarga atau yang bersangkutan merasa telah menjadi korban aksi Eko.

Baca Juga

“Dari hasil pemeriksaan, dugaan malpraktek yang dilakukan pelaku masih belum diketemukan. Karenanya, kalau pun ada warga yang hendak melapor, dipersilahkan,” kata Kasatreskrim Polres Malang, AKP Hartoyo kepada Malang Post kemarin.

Ditambahkan, untuk pembuktian dugaan malpraktek, memang perlu waktu yang cukup lama. Terlebih, jika yang menjadi korban telah meninggal dunia dengan rentan waktu yang lebih setahun.

“Untuk membuktikan ini, kami perlu melakukan otopsi mayat, jika yang bersangkutan telah meninggal dunia. Termasuk, saksi ahli untuk memastikan kematian korban akibat kadar obat yang diberikan oleh tersangka,” tambahnya.

Terkait dengan perkara Eko, Hartoyo menerangkan, yang harus diwaspadai dan perlu menjadi catatan bagi pasien tersangka yakni mengenai Amninese. Apa itu, yaitu mengenai salah perhitungan dokter (tersangka) dalam pemberian obat kepada pasien dengan jangka waktu lama. Jika kondisi ini terjadi, maka secara otomatis berangsur-angsur kesehatan pasien akan terganggu. Sebaliknya, jika pasien mengalami darah tinggi, dalam rentang waktu yang singkat bisa langsung diketahui.

“Yang menjadi kekhawatiran adalah Amninese. Karena, endapan obat dalam tubuh yang seharusnya beransur-ansur hilang, ini justru meresap air di dalam tubuh pasien. Kalau ini terjadi, secara otomatis pasien akan mengalami gangguan ginjal. Hal inilah, yang bisa saja terjadi pada pasien. Jika, tersangka memang salah perhitungan dalam pemberian obat,” tambah Hartoyo.

Seiring mencuatnya penangkapan Eko, orang nomor dua di dalam perkara tindak pidana di Polres Malang menerangkan, Dinas Kesehatan (Dinkes) harus proaktif dalam mengantisipasi kejadian serupa. Terlebih, selama kurun waktu setahun sekali, sebanyak 6 ratus dokter dan 2 ribu perawat, selalu diluluskan dari perguruan tinggi di Malang Raya.

“Mereka yang lulus ini kemana? Dinkes harus punya catatannya. Baik itu mereka yang kembali atau pulang ke daerah asalnya, atau membuka praktek di Malang Raya. Jika yang lulus itu kerja di rumah sakit (RS), tentu tidak ada masalah. Karena secara tidak langsung, dokter yang lebih senior masih melakukan pengawasan. Tapi yang kerja di luar, sudah pasti untuk pengkontrolannya menjadi kendala. Mengenai hal ini, masyarakat juga harus proaktif. Jangan sampai, hanya mengandalkan yang penting sembuh tanpa mengedepankan kelayakkan atau izin dokter yang bersangkutan,” urai Hartoyo.

Sebagaimana diberitakan kemarin, Eko harus berurusan dengan hukum akibat buka prakteknya tanpa dilengkapi dengan Surat Izin Praktek Perawat (SIPP). Usahanya itu, dibuka sejak Tahun 1998. Sementara akibat perbuatannya, Eko terancam dengan kurungan 5 Tahun dan denda Rp 100 juta.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
mal praktek dijerat dengan pasal berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs