Petani Masik Kekurangan Pupuk Bersubsidi

Selasa, 26 Juli 2011 - 10:27 WIB • Dibaca 137 kali

ILUSTRASI. Foto: antara

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Serapan pupuk bersubsidi yang dikucurkan bagi petani di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, hingga pertengahan 2011 masih minim, yakni baru mencapai 29,9 persen atau hanya 52.093 ton.

Baca Juga

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Pasar (Disperindagsar) Kabupaten Malang Rudianto, Senin, mengakui, minimnya serapan pupuk bersubsidi tersebut disebabkan oleh perubahan iklim yang tidak menentu.

“Selain perubahan iklim yang kurang menguntungkan ini, juga disebabkan banyaknya petani yang telah menggunakan pupuk organik secara mandiri oleh kelompok tani,” ujarnya menambahkan.

Pada semester II 2011, katanya, diharapkan seluruh kuota yang diberikan pemerintah bisa terserap seluruhnya, sebab akolasi pupuk bersubsidi itu diberikan berdasarkan jumlah kebutuhan yang dirancang oleh para petani sendiri.

Kuota pupuk bersubsidi 2011 untuk Kabupaten Malang sebanyak 160.625 ton atau turun 269 ton jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2010) yang mencapai 160.894 ton.

Minimnya penyerapan pupuk bersubsidi tersebut juga merata pada semua jenis pupuk, yakni pupuk urea yang dialokasikan sebanyak 57.719 terserap hanya 22.881 ton (39 persen), pupuk SP 36 baru terserap sebanyak 1.831 ton dari alokasi sebanyak 5.947 ton (30 persen)

Selain itu, untuk jenis pupuk ZA dari alokasi sebanyak 49.165 ton terserap 17.170 ton (34 persen), NPK yang dialokasi sebanyak 34.569 ton terserap 7.081 ton (20 persen) serta pupuk organik yang dialokasi sebanyak 13.225 ton terserap 3.128 ton (23 persen).

Sementara di lapangan, petani sering mengeluhkan harga jual pupuk bersubsidi. Pupuk bersubsidi yang seharusnya dijual seharga Rp160 ribu per kuintal dijual seharga Rp185 ribu-Rp190 ribu per kuintal.

Menanggapi hal itu Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Malang Purwanto berjanji akan menelusuri masalah tersebut.”Tidak hanya mekanisme pendistribusiannya, tapi juga harganya jangan sampai melebihi harga eceran tertinggi (HET),” tegas Purwanto.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : antara
  • Dipublikasikan : Iwan Kurniawan
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs