Andy F. Noya Resmikan Perpustakaan Anak Bangsa di Jabung

Senin, 25 Juli 2011 - 22:43 WIB • Dibaca 408 kali

Foto: malang post

JABUNG, MALANGRAYA.info – Perjuangan Eko Cahyono (31 tahun) selama 13 tahun mengembangkan Perpustakaan Anak Bangsa (PAB) di Desa Sukopuro Kecamatan Jabung menemui titik balik.
PAB yang dulu berdinding bambu dan berada di tanah orang, kini sudah berubah menjadi gedung tembok dan berdiri ditanah sendiri. Gedung baru PAB diresmikan Andy F. Noya Host acara Kick Andy dan Wakil Bupati Malang Ahmad Subhan, kemarin.

Baca Juga

Bertahun-tahun berjuang sendirian mengembangkan perpustakaan berdinding bambu, akhirnya PAB mendapat perhatian. Usai tampil di Kick Andy tahun 2009 lalu, Eko dijanjikan mendapat bantuan Rp 70 juta. Dana itu disalurkan oleh Kick Andy Foundation dan PT Amerta Indah Otsuka, perusahaan minuman Pocari Sweat.

Masalahnya, lantaran tak memiliki tanah, terpaksa rencana membangun perpustakaan tembok tertunda. Dana itu hanya cukup untuk membangun gedung dan membeli sebidang tanah. Beruntung Ahmad Subhan memberikan dana Rp 47 juta untuk membeli sebidang tanah seluas sekitar 400 m2.

“Bagi saya ini adalah sesuatu yang luar biasa, saya datang kesini ingin berkenalan dengan Pak Ahmad Subhan, uang Rp 47 juta mungkin mudah untuk dicari beliau, namun besarnya kepercayaan Pak Subhan pada Eko itu yang luar biasa,” kata Andy dalam sambutan usai peresmian gedung Perpustakaan Anak Bangsa.

Dana Rp 70 juta dan uang Rp 47 juta akhirnya menghasilkan gedung perpustakaan yang representatif. Gedung perpustakaan yang baru itu berjarak sekitar 1 km dari lokasi lama. Bentuknya memanjang dengan pintu masuk menghadap matahari terbit, halamannya juga luas.

“Saya amat menunggu hari ini, setelah mendapat kabar bahwa Eko mendapat bantuan tanah. Jangan dilihat tempatnya namun roh tempat itu, betapa bangganya Eko tampak saat dia bersemangat menerangkan seluk beluk perpustakaan barunya,” urainya.

Peresmian itu sendiri berlangsung secara sederhana, dihadiri perwakilan PT. Amerta Indah Otsuka, Kepala Badan Perpustakaan Nasional Bambang, pejabat Pemkab Malang dan kecamatan serta desa. Hadir pula warga sekitar perpustakaan beserta anak-anak mereka.

“Saya lihat banyak orang kaya menyumbang, justru pada Eko saya dapati hal luar biasa, keikhlasan Eko yang menyediakan waktu dan pikirannya, meski tanpa dibayar. Maka jangan takut pada kemiskinan. Katakan! Saya boleh miskin hari ini, tapi tidak dengan anak-anak kita,” tegas Andy.

Menurut Andy, kemiskinan bisa dihadapi ketika memiliki pengetahuan yang lebih. Maka dia meminta para orangtua di desa itu agar terus mendukung anaknya untuk datang ke perpustakaan Eko.

Sementara itu, Ahmad Subhan dalam sambutannya mengaku saat mengunjungi perpustakaan lawas, dia sangat prihatin. Kendati dibangun dengan semangat, perpustakaan lama milik Eko lebih mirip kandang ayam. Maka dari itu, berawal dari simpati, Subhan tergerak untuk mengulurkan tangan.

“Simpati saja tak cukup, kita harus berikan empati, dari perpustakaan yang seperti kandang ayam itu mampu melahirkan generasi cerdas,” tegas Subhan.

Eko Cahyono, sendiri tampak bahagia sekali pada peresmian Perpustakaan Anak Bangsa. Dia memberikan sepenuhnya hak pemberian nama baru bagi perpustakaan itu kepada Ahmad Subhan dan Andy F. Noya. Meski proses pembangunan sempat terhenti sekitar dua tahun, namun saat ini hatinya gembira.

“Dulu perpustakaan lama dianggap kandang kelinci, nyatanya saat ini tercatat sudah ada 12 ribu anggota. Bahkan juga sudah muncul komunitas perpustakaan di desa-desa seperti di Desa Belung Kecamatan Poncokusumo,” bebernya.

Anggota PAB, menurut Eko tersebar mulai dari Batu, Sumbermanjing Wetan hingga di Malang Utara seperti Kecamatan Lawang. PAB sendiri juga sudah memberikan bantuan buku sekitar 80 eksemplar. Ke depan dia berharap perpustakaannya makin bermanfaat bagi masyarakat.

“Komputer yang dulu mangkrak sekarang bisa dipakai, saya akan langganan internet, ya nanti minta keringanan ke Telkom,” ujar dia.

Sementara itu, Ritawaty Head of Corporate Communication PT Amerta Indah Otsuka mengatakan bahwa bantuan untuk PAB merupakan program ‘Satu Hati Cerdaskan Bangsa’. Sejak tahun 2007 hingga 2010 telah terkumpul donasi sekitar Rp 2,1 miliar dan distribusi buku lebih dari 75 ribu buku dan untuk membangun 16 perpustakaan.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
perpustakaan anak bangsa jabung malang eko perpusatakaan anak bangsa kick andy kick andy arema berita malang raya berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 berita kriminal remaja daftar pemain AREMA 2012 batu town square daftar pemain arema harta karun majapahit keris luk 13 pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang pilkada malang 2013 pelacuran di malang sampah anorganik karoseri adi putro arema kerajaan singosari suporter terbanyak di indonesia Berita kriminal pemerkosaan penemuan benda pusaka this is arema arema 2011-2012 nexian pad pengolahan limbah sampah limbah sampah cross ad 305 daun emas sendang kamulyan meteor cell malang ahmad bustomi nexian PAD G311 diknas malang tempat prostitusi di malang berita tentang pencemaran udara Local Blogs
Local TopOfBlogs