Puluhan Mahasiswa UB Tuntut Kejari Selesaikan Korupsi DPRD

Senin, 25 Juli 2011 - 20:16 WIB • Dibaca 145 kali

Foto: antara

LOWOKWARU, MALANGRAYA.info – Sedikitnya 25 Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang, Jawa Timur, melakukan aksi menuntut Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat segera menyelesaikan kasus korupsi di DPRD Kota Malang, Senin.

Baca Juga

Koordinator Aksi, Jati Seputro, dalam orasinya mengatakan, kasus korupsi DPRD Malang tahun 2004 lalu yang diselesaikan oleh Kejari, belum menunjukan hasil memuaskan, sebab sejumlah anggota dewan yang ketika itu menjabat belum diperiksa hingga saat ini.

“Kami menuntut kasus korupsi yang menimpa DPRD Malang tahun 2004 bisa segera diselesaikan, sebab dalam kasus tersebut ada pihak-pihak tertentu yang sengaja melupakan, sehingga sejumlah tersangka hingga saat ini belum diperiksa,” katanya.

Dalam aksi itu, puluhan mahasiswa juga membawa bunga duka cita sebagai simbol lemahnya Kejari dalam menyelesaikan kasus tersebut. Bunga itu, diserahterimakan oleh Jati Seputro kepada Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Malang, Andi Faisal.

“Pemberian bunga duka cita ini untuk memacu agar Kejari Malang kembali semangat dalam menyelesaikan kasus lama tersebut, sehingga semua tersangka bisa diadili,” katanya.

Menanggapi aksi itu, Kasi Pidsus Kejari Malang, Andi Faisal mengaku, jika Kejari Malang siap menindaklanjutinya dan meminta agar para anggota DPRD Malang 2004 yang terlibat dalam kasus itu segera mengembalikan uang negara yang telah dikorupsi.

“Ada 9 tersangka yang saat ini masih disidik Kejari Malang terkait kasus korupsi anggota DPRD Malang tahun 2004, dan kasus itu lebih kurang telah melibatkan 15 orang, dan kami minta orang yang terlibat itu mengembalikan uang negara,” kata Andi.

Sebelumnya, Kejari Malang telah menetapkan dua tersangka dalam kasus tersebut, yakni mantan ketua panitia anggaran DPRD Kota Malang tahun 2004, Agus Sukamto dan sekretarisnya Muhammad Zainuri.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka karena kewenangannya menaikkan anggaran tunjangan dewan ketika itu hingga 100 persen.

Sementara, kasus korupsi di tahun 2004 itu telah merugikan negara hingga Rp5,2 miliar, dan sempat terhenti di tengah jalan tanpa alasan jelas. Kemudian pada Agustus 2008 penyidikan kasus tersebut dilanjutkan.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : antara
  • Dipublikasikan : Ahmad Taufik
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs