LSM Ajari Dewan Jurus Sakti Bersih-bersih

Jumat, 22 Juli 2011 - 17:36 WIB • Dibaca 133 kali

AJARI DEWAN - Puluhan aktivis LSM Berikan '8 Jurus Sakti Bersih-bersih' kepada Anggota Dewan. Foto: beritajatim.com

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Jelang bulan Ramadhan, belasan aktivis dari lima LSM anti korupsi yang ada di Malang Raya, memberi hadiah anggota DPRD Kota Malang 8 jurus sakti bersih-bersih, kasus yang selama ini melanda Kota Malang.

Baca Juga

Sebelum para aktivis tersebut memberikan 8 jurus sakti bersih-bersih itu, belasan aktivis terlebih dahulu melakukan bersih-bersih atau nyapu di sampah yang berserakan di depan kantor dewan.

Aksi bersih-bersih, nyapu bersama di depan kantor wakil rakyat, Jumat (22/7/2011) itu, sebagai bentuk protes dan desakan kepada para anggota dewan untuk segera melakukan bersih-bersih terkait kasus korupsi yang ada di Malang Raya (Kota Malang, Batu dan Kabupaten Malang). “Ini memberikan contoh kepada anggota dewan, untuk membersihkan semua kasus yang saat ini ada di Kota Malang. Agar dewan selaku wakil rakyat membersihkan kasus yang ada, terutama kasus korupsi,” kata salah satu aktivis sambil menyapu sampah menggunakan sapu lidi.

Lima LSM tersebut antara lain, Malang Corruption Watch (MCW), Aliansi Masyarakat Miskin Malang (AMMM), Farum Masyarakat peduli Pendidikan Malang (FMPP), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya perwakilan Malang, dan Kelompok Mahasiswa Peduli Publik.

Menurut Koordinator aksi, yang juga sekaligus Koordinator MCW, Didit Sholeh, aksi tersebut mengingatkan dewan agar juga bersih-bersih jelang Ramadhan, terhadap seluruh kasus korupsi yang ada di Malang. “Jurus sakti kami ada delapan. Yakni, Segera cabut Surat Edaran Walikota Malang tentang pungutan Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS), yang ditujukan kepada seluruh PNS di Kota Malang,” katanya.

Jurus selanjutnya, adalah segera menginventarisasi dan melindungi semua aset Kota Malang. “Segera revisi Perda Nomor 3/2009 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Segera beri informasi SK Penjabaran APBD pada rakyat. Segera buat payung hukum untuk melindungi pasar tradisional di Kota Malang,” beber Didit.

Lima LSM itu katanya juga mendesak, agar kejaksaan segera melakukan penelitian terhadap pemerintah Kota Batu terkait laporan keungan mereka yang tiga tahun berturut-turut berstatus disclaimer. Segera seret terngka kasus pengadaan komputer di Kabupaten Malang dan usut tuntas kasus P2SEM.

Soal ZIS Didit mengatakan, seharusnya, ditangani oleh Badan Amil Zakat, bukan ditangani oleh pemerintah. Kalau ditangani pemerintah, jelas sudah melanggar hukum. “Hal itu pemaksaan dan juga tak manusiawi. Harus dicabut SE itu,” tegasnya.

Kalau tidak dicabut katanya, khawatir dana ZIS itu diselewengkan untuk kepentingan politik, karena Kota Malang, hampir melaksanakan Pemilukada.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs