Diknas Malang Segera Selidiki Pemotongan Gaji Ke-13

Minggu, 17 Juli 2011 - 20:16 WIB • Dibaca 134 kali

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Jawa Timur, akan menyelidiki dugaan adanya pemotongan gaji ke-13 yang menimpa guru setempat dengan besaran pemotongan mencapai Rp15 ribu hingga Rp80 ribu setiap guru.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Adi Karyanto, Minggu mengatakan, pemotongan gaji ke-13 dengan besaran Rp15 ribu hingga Rp80 ribu itu tidak dibenarkan, sebab pemotongan itu bisa saja dilakukan, namun hanya sekitar Rp5 ribu.

Baca Juga

“Kalau besaran pemotongan sebesar itu tidak mungkin, sebab kita biasanya memberi seperti uang makan di warung dan uang rokok, dan itu tidak besar, dan biasanya hanya Rp5 ribu,” katanya.

Selain itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang juga tidak pernah memberikan instruksi agar dilakukan pemotongan gaji ke-13 yang diterima para guru.

Adi menjelaskan, Dinas Pendidikan mengambil gaji ke-13 para guru dari Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA). Setelah itu, setiap bendahara UPTD mengambilnya di Kantor Dinas Pendidikan setempat.

“Kemudian bendahara memberikan kepada setiap sekolah melalui kepala sekolahnya yang mengambil ke kantor UPTD,” kata Adi.

Adi mengaku, dalam proses pemberian gaji ke-13 telah dilakukan pengawalan oleh pihak kepolisian, sebab jumlah uangnya besar sehingga perlu pengamanan dari pihak kepolisian.

“Kita akan selidiki adanya kabar dugaan pemotongan gaji ke-13 sebesar itu, sebab hal itu tidak dibenarkan,” katanya.

Sebelumnya, salah satu guru SD Negeri di Kecamatan Jabung Kabupaten Malang mengaku jika gaji ke-13 yang diterimanya dipotong sekitar Rp15 ribu hingga Rp80 ribu.

Pihaknya mengaku, alasan pemotongan itu untuk pengawalan uang dari kantor Dinas Pendidikan hingga ke kantor UPTD Jabung. Sehingga, perlu ada pemotongan sebagian gaji untuk uang lelah para pengawal.

“Di tempat saya dipotong Rp80 ribu setiap guru, dan ada juga di kecamatan Wajak yang dipotong Rp15 ribu, di wilayah Kepanjen Rp25 ribu. Katanya untuk pengawalan Polisi dan sumbangan PGRI,” ujar guru yang tidak mau disebutkan namanya itu.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : antara
  • Dipublikasikan : Joni Wijaya
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs