
ILUSTRASI. Foto: metrogaya.com
Camat Klojen, Drs Priyadi selaku panitia lomba, mengatakan, lomba bertujuan menumbuhkembangkan kecintaan terhadap permainan tradisional yang sudah banyak dilupakan warga.
Selain itu, lomba ini diadakan untuk menindaklanjuti program Kementerian Pemuda dan Olahraga yang diteruskan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Malang.
“Kita adakan lomba ini sesuai instruksi Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan rencananya perlombaan ini akan dilanjutkan ke tingkat provinsi dan nasional,” kata Priyadi.
Sementara itu, permainan tradisional yang dilombakan dalam acara tersebut meliputi permainan hadang (gobak sodor), egrang, dagongan serta terompah panjang.
“Nantinya masing-masing peserta yang berhasil menjadi juara dalam permainan ini akan kita kirim ke tingkat provinsi dan nasional,” katanya.
Sebelum ditindaklanjuti ke tingkat provinsi dan nasional, Pemkot Malang akan mempertandingkan permainan tradisional di tingkat kelurahan terlebih dahulu.
“Kita harapkan dengan adanya perlombaan ini, masyarakat semakin mengenali permainan tradisional,” katanya.
Secara terpisah, salah satu peserta yang turut dalam kegiatan itu, Afifah menyambut baik kegiatan tersebut.
Dengan adanya permainan tradisional yang diadakan bersama warga, bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat yang sudah melupakan sejumlah permainan tradisional tersebut, serta menjalin kebersamaan antarwarga.
“Kita menyambut baik kegiatan ini, sebab selain bisa mengisi hari libur juga bisa bertemu dengan warga lainnya,” kata Afifah yang juga warga Kecamatan Klojen itu.
http://www.malangraya.info/2011/07/17/183845/748/permainan-tradisional-masih-digemari-warga-malang/
Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.





